Baca Juga: Kinerja tiga bulan Dirut Perumda TRS, sudah ada kemajuan?
Akibat penutupan tersebut, akhirnya sampah-sampah tersebut pun menumpuk di TPS Terminal Subang.
Dedi yang setiap hari datang ke TPA Terminal untuk mencari sisa-sisa makanan yang bisa ia jadikan untuk pakan entognya menyebut bahwa seharusnya pemerintah mengadakan pengelolaan sampah di TPS tersebut.
"Dikelola sampah itu, misalnya yang organik dibuat pupuk, yang keringnya diuangkan, kaya aqua dan plastik, itukan uang, ini yang kendala itu pemerintah itu tidak ada pengelola," kata Dedi.
Supaya lebih kondusif, kata Dedi harus ada pengelola yang bisa memanajerial sampah-sampah tersebut, selama ini kata Dedi hanya ada pemulung yang sering datang ke TPS terminal.
Artikel Terkait
Musyda PDM Muhammadiyah Subang, 198 nama sudah masuk calon formatur
Viral! pria mengaku polisi pakai kaos hitam dibentak Panji Gumilang, seperti ini penjelasan Kapolres Indramayu
Dapat laporan warga, Polres Subang amankan pengedar dan dua pembeli sediaan farmasi tanpa izin edar
Viral video perundungan (bullying) siswa SMPN 6 Subang, pihak keluarga menyebut anaknya masih traumatis
Sat Reskrim Polres Subang, bekuk tiga pelaku rudapaksa anak SMP di Pamanukan Subang
Subang darurat sampah, Kadis LH sebut akan ada penambahan armada, untuk sampah industri saat ini dikelola BUMD
Semarakan Hari Bhayangkara ke-77, Polres Subang gelar sepeda gembira