Subang darurat sampah, Kadis LH sebut akan ada penambahan armada, untuk sampah industri saat ini dikelola BUMD

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 21 Juni 2023 | 20:53 WIB
Kadis LH Subang, H. Hidayat saat meninjau kegiatan ekspos  Adiwiyata SDN RA Kartini pada Rabu, 21 Juni 2023
Kadis LH Subang, H. Hidayat saat meninjau kegiatan ekspos Adiwiyata SDN RA Kartini pada Rabu, 21 Juni 2023

GENMILENIAL.ID - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Subang, H. Hidayat menyebut bahwa persoalan sampah di Kabupaten Subang memang diakuinya sudah cukup akut.

"Sudah darurat sampah, dimana bahwa kebijakan sekarang yang kita kembangkan adalah pola pendekatan tiga sektor, dihulu, ditengah dan dihilir," kata H. Hidayat kepada genmilenial.id pada gelaran ekspos Adiwiyata SDN RA Kartini, Rabu 21 Juni 2023.

Lanjut H. Hidayat, dihulu pihaknya melakukan kebijakan pemberdayaan masyarakat sadar akan sampah, melalui program Bank Sampah, pembudidayaan Magot, daur ulang, dan pemilihan sampah.

Baca Juga: Dihadiri Kadis LH, Ekspos Adiwiyata Provinsi SDN RA Kartini tampilkan seni budaya dan kerajinan barang bekas

"Itu nanti dikembangkan, kegiatan itu di pedesaan, nanti desa akan didorong sampah habis di desa, dikelola dengan baik, tapi memang perlu waktu," kata H. Hidayat.

Selanjutnya, yang kedua kata Kadis LH, ditengah pihaknya masih mengangkut sampah.

"Kedepan 2024, Insya Allah kita akan penambahan armada dan alat berat untuk percepatan, karena terus terang saja radius kita jauh, jalupang itu, sekitar kurang lebih 45 - 50 Km," kata H. Hidayat.

"Perlu ada percepatan pengangkutan supaya tidak tersumbat gundukan-gundukan sampah, nah itu pengangkutan, kemudian juga kita kerjasama, sekarang pengangkutan sampah industri dengan BUMD, dengan PT Subang Sejahtera," tambahnya.

Baca Juga: Menghadapi perundungan (bullying), mengatasi masalah yang mempengaruhi banyak anak dan remaja

Sedangkan untuk yang swasta, kata Kadis LH, nanti akan di urus sama perusahaan  dan Pemerintah Daerah fokus pada sampah domestik dari sumber masyarakat.

"Sehingga ada pendapatan asli daerah juga masuk, sampah juga semakin teratasi, nah dihilir tentu saja kedepan, harus ada pengelolaan sampah menjadi produk berharga, cuma itu perlu modal tinggi dan kajian lebih lanjut, " jelasnya.

Namun, kata H. Hidayat kedua hal tersebut sedang pihaknya kembangkan, termasuk juga nanti pemberdayaan dan melibatkan pemerintah desa. 

Terkait sampah di Subang kota, yang saat ini menumpuk di Subang Kota, Kadis LH juga menyebut sengaja hal tersebut ia lakukan.

Baca Juga: Desta dan Natasya Rizki mengumumkan perceraian mereka, kisah cinta yang berakhir

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X