GENMILENIAL.ID - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Subang, H. Hidayat menyebut bahwa persoalan sampah di Kabupaten Subang memang diakuinya sudah cukup akut.
"Sudah darurat sampah, dimana bahwa kebijakan sekarang yang kita kembangkan adalah pola pendekatan tiga sektor, dihulu, ditengah dan dihilir," kata H. Hidayat kepada genmilenial.id pada gelaran ekspos Adiwiyata SDN RA Kartini, Rabu 21 Juni 2023.
Lanjut H. Hidayat, dihulu pihaknya melakukan kebijakan pemberdayaan masyarakat sadar akan sampah, melalui program Bank Sampah, pembudidayaan Magot, daur ulang, dan pemilihan sampah.
"Itu nanti dikembangkan, kegiatan itu di pedesaan, nanti desa akan didorong sampah habis di desa, dikelola dengan baik, tapi memang perlu waktu," kata H. Hidayat.
Selanjutnya, yang kedua kata Kadis LH, ditengah pihaknya masih mengangkut sampah.
"Kedepan 2024, Insya Allah kita akan penambahan armada dan alat berat untuk percepatan, karena terus terang saja radius kita jauh, jalupang itu, sekitar kurang lebih 45 - 50 Km," kata H. Hidayat.
"Perlu ada percepatan pengangkutan supaya tidak tersumbat gundukan-gundukan sampah, nah itu pengangkutan, kemudian juga kita kerjasama, sekarang pengangkutan sampah industri dengan BUMD, dengan PT Subang Sejahtera," tambahnya.
Baca Juga: Menghadapi perundungan (bullying), mengatasi masalah yang mempengaruhi banyak anak dan remaja
Sedangkan untuk yang swasta, kata Kadis LH, nanti akan di urus sama perusahaan dan Pemerintah Daerah fokus pada sampah domestik dari sumber masyarakat.
"Sehingga ada pendapatan asli daerah juga masuk, sampah juga semakin teratasi, nah dihilir tentu saja kedepan, harus ada pengelolaan sampah menjadi produk berharga, cuma itu perlu modal tinggi dan kajian lebih lanjut, " jelasnya.
Namun, kata H. Hidayat kedua hal tersebut sedang pihaknya kembangkan, termasuk juga nanti pemberdayaan dan melibatkan pemerintah desa.
Terkait sampah di Subang kota, yang saat ini menumpuk di Subang Kota, Kadis LH juga menyebut sengaja hal tersebut ia lakukan.
Baca Juga: Desta dan Natasya Rizki mengumumkan perceraian mereka, kisah cinta yang berakhir
Artikel Terkait
Kunjungi puluhan nelayan, Mochamad Lukmantias Amin tawarkan soal jaminan ketenagakerjaan dan layanan kesehatan
Abrasi dan banjir tahunan di Mayangan, Kang Lukmantias sebut harus ada mitigasi bencana yang jadi perhatian
Cegah kasus TPPO, AKBP Sumarni minta pihak perusahaan agar miliki data PMI yang habis kontrak
Permasalahan sampah di Subang Kota, Komisi III DPRD minta pihak Dinas LH selesaikan dalam waktu satu minggu
Walau diguyur hujan, ribuan orang padati alun-alun Pagaden, ikuti Kirab Pemuda dan Helaran Seni Budaya Subang
Musyda PDM Muhammadiyah Subang, 198 nama sudah masuk calon formatur
Dihadiri Kadis LH, Ekspos Adiwiyata Provinsi SDN RA Kartini tampilkan seni budaya dan kerajinan barang bekas