"Ekspor berperan penting sebagai katalis tumbuhnya investasi dalam negeri dan penyerapan tenaga kerja," ucapnya.
Baca Juga: Sah! Berikut 4 Raperda Kabupaten Subang yang sudah disetujui DPRD Subang
Wakil Bupati Subang juga menyebut bahwa ekspor perdana jahe menjadi pembuka untuk mengekspor komoditas-komoditas produk unggulan lain yang ada di Kabupaten Subang.
Dalam mendukung hal tersebut, Kang Akur juga menjelaskan bahwa Bupati Subang telah menyiapkan sebesar 6000 hektar lahan untuk dapat dijadikan sebagai lahan olahan kebutuhan pangan baik bagi nasional maupun international.
"Pak bupati menyiapkan 6000 hektar untuk komoditas lainnya," kata Kang Akur
Selanjutnya, Kang Akur juga mengajak Kadin untuk terus berkolaborasi dan menjalin sinergitas dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Turut hadir pada pelepasan ekspor jahe tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Plt. Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kadishub, Kadis Pertanian, Kadis DKUPP, Kabag Perekonomian Setda Subang, Anggota DPRD, Camat Subang dan jajaran Kadin Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Viral penolakan pasien di RSUD Subang, seperti ini penjelasan Pemda Subang
Musrenbang RKPD 2024, Pemda Subang minta perangkat daerah sinergi dan lakukan pelayanan cepat bagi masyarakat
Di tahun akhir jabatan, Kang Jimat siapkan Kabupaten Subang menuju daerah industri
Sahkan 2 Raperda, Kang Jimat harap bisa jadi daya dukung BUMD dan investasi di Kabupaten Subang
Tanpa potongan pajak, Kang Jimat serahkan bonus atlet Subang peraih medali pada Porprov XIV Jawa Barat 2022
Bonus Atlet, Ketua Cabor IMI Subang apresiasi perhatian Pemda Subang pada para juara Porprov Jabar
Dalam sidang PPL, Kang Jimat tekankan hanya masyarakat Subang yang berhak atas tanah redistribusi