Baca Juga: Anak Krakatau erupsi 5 kali, abu vulkanik capai 4.000 kaki dan bergerak ke Banten
Korban kemudian ditemukan di area bawah bangunan hotel. Berdasarkan informasi awal, ayah korban menuju lokasi setelah mendengar teriakan dari arah luar hotel.
Hingga saat itu, polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai urutan kejadian secara lengkap.
Petugas masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengetahui bagaimana insiden tersebut berlangsung.
Polisi periksa saksi dan lakukan olah TKP
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca Juga: Gagal di mobil listrik, mobil hybrid China kini diganjal eropa!
Tim Inafis Polresta Samarinda turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan mendukung proses penyelidikan.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Tedy Sopandi mengatakan polisi telah mengamankan lokasi serta meminta keterangan awal dari sejumlah saksi.
"Penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan," kata Tedy.
Penyelidik juga mendalami kondisi area balkon, termasuk pagar pembatas dan aspek keselamatan di lokasi.
Baca Juga: Wayan Koster bentak pegawai SPBU, petugas dipaksa kerja non stop?
Pemeriksaan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kejadian sebelum korban terjatuh.
Selain memeriksa saksi dan kondisi fisik lokasi, polisi dapat menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV apabila tersedia.
Rekaman tersebut berpotensi membantu mengidentifikasi rangkaian peristiwa sebelum insiden terjadi.
Artikel Terkait
Aksi nekat ayah di Bandung: Sekap 3 balita hingga diduga hendak bakar rumah sendiri
Pilu balita 2 tahun di Padang dianiaya ayah kandung, alami luka air panas hingga bekas gigitan
Rekonstruksi kasus daycare Little Aresha ungkap fakta miris, pengasuh ikat balita atas perintah ketua yayasan
Bekas luka di tubuh balita jadi bukti dugaan aniaya ibu tiri asal Bekasi: Bermula sakit hati, berujung masuk bui
Kronologi balita tewas tertabrak mobil oknum polisi di Bone: Berniat nonton pawai, namun berujung duka
Viral kasus aniaya balita 2 tahun oleh pengasuhnya di Palembang, kini pelaku dibekuk polisi
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA