GENMILENIAL.ID – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) masih menyulitkan warga di sejumlah wilayah Bali.
Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih dilaporkan terjadi pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026, meskipun pemerintah daerah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah percepatan distribusi.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa upaya pemulihan pasokan belum sepenuhnya membuat pelayanan di seluruh SPBU kembali normal.
Sebelumnya, pemerintah daerah dan Pertamina menyepakati pengoperasian SPBU selama 24 jam untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan bakar.
Baca Juga: Bensin eceran 1,5 liter dibanderol Rp100–200 ribu di Bali, warganet soroti harga tak wajar
Di tengah kondisi itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permintaan maaf kepada warga Bali.
Ia mengungkapkan, kendala pada kapal yang mengangkut BBM dan peningkatan konsumsi Pertalite menjadi faktor yang memengaruhi kelancaran pasokan.
Antrean BBM Bali belum terurai
Laporan Bali Post menyebutkan antrean panjang masih terjadi setelah rencana pengoperasian SPBU selama 24 jam disepakati sehari sebelumnya. Pelayanan di sejumlah lokasi belum sepenuhnya kembali normal.
Baca Juga: Investor asing jual saham Rp84,99 triliun, apa yang membuat mereka ragu?
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan 52 SPBU dengan layanan 24 jam yang tersebar di Jembrana, Tabanan, Badung, Karangasem, Buleleng, dan Denpasar.
Daftar lokasi tersebut akan diperbarui mengikuti kondisi di lapangan.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina menyiapkan pengoperasian 24 jam untuk 92 SPBU di Denpasar dan Badung.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebut penerapan layanan tersebut dilakukan secara bertahap mulai Selasa malam karena memerlukan persiapan tenaga operasional.
Artikel Terkait
Masuk Oktober 2026, harga BBM nonsubsidi bakal naik? Ini penjelasan Wamen ESDM
Target pemulihan pasokan BBM Bali belum terwujud merata, warga masih antre
Viral! Gubernur Bali adu mulut dengan petugas SPBU saat tinjau antrean BBM Bali, ini yang disorot
Bali terapkan WFH dan PJJ selama 3 hari imbas antrean BBM mengular di SPBU
Pertamina minta maaf soal BBM Bali langka, kapan antrean berakhir?
Antrean BBM Bali tutup akses Alfamart, pegawai bingung kejar sales lantaran pengunjung susah datang
Bensin eceran 1,5 liter dibanderol Rp100–200 ribu di Bali, warganet soroti harga tak wajar