Anak Krakatau erupsi 5 kali, abu vulkanik capai 4.000 kaki dan bergerak ke Banten

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:19 WIB
Gunung Anak Krakatau mengalami lima kali erupsi pada Sabtu dini hari, dengan abu vulkanik sempat terdeteksi mengarah ke Banten dan Lampung (Ig/@currentindo)
Gunung Anak Krakatau mengalami lima kali erupsi pada Sabtu dini hari, dengan abu vulkanik sempat terdeteksi mengarah ke Banten dan Lampung (Ig/@currentindo)

Menurut dia, aktivitas gunung masih belum stabil meskipun kegempaan sempat mengalami penurunan.

Baca Juga: Jangan asal tergiur harga miring, pahami 5 tips beli mobil bekas ala standar ATPM resmi

“Ya itu masih belum stabil, Mas,” kata Suwarno.

Ia menjelaskan bahwa energi di dalam gunung masih berpotensi memicu erupsi kembali.

Sementara itu, besaran erupsi berikutnya belum dapat dipastikan sehingga perkembangan aktivitas kegempaan masih terus dipantau.

Kondisi tersebut membuat pemantauan gunung menjadi penting untuk mengetahui perubahan aktivitas dan mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Dua desain mobil Chery terendus di Indonesia, sedan mirip Fulwin A9L

Status siaga, radius lima kilometer harus dihindari

Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Dalam kondisi tersebut, masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki dilarang memasuki kawasan dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Larangan tersebut perlu dipatuhi untuk mengurangi risiko paparan bahaya di sekitar gunung.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan.

Baca Juga: BBM di Bali masih sulit didapat, Dirut Pertamina minta maaf

Aktivitas vulkanik yang masih belum stabil menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dan mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku.

Pemantauan sebaran abu vulkanik, aktivitas kegempaan, serta perkembangan erupsi menjadi bagian penting dalam memahami kondisi terkini Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat di sekitar kawasan terdampak diimbau tetap waspada dan tidak memasuki wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X