Menurut dia, aktivitas gunung masih belum stabil meskipun kegempaan sempat mengalami penurunan.
Baca Juga: Jangan asal tergiur harga miring, pahami 5 tips beli mobil bekas ala standar ATPM resmi
“Ya itu masih belum stabil, Mas,” kata Suwarno.
Ia menjelaskan bahwa energi di dalam gunung masih berpotensi memicu erupsi kembali.
Sementara itu, besaran erupsi berikutnya belum dapat dipastikan sehingga perkembangan aktivitas kegempaan masih terus dipantau.
Kondisi tersebut membuat pemantauan gunung menjadi penting untuk mengetahui perubahan aktivitas dan mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Baca Juga: Dua desain mobil Chery terendus di Indonesia, sedan mirip Fulwin A9L
Status siaga, radius lima kilometer harus dihindari
Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Dalam kondisi tersebut, masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki dilarang memasuki kawasan dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Larangan tersebut perlu dipatuhi untuk mengurangi risiko paparan bahaya di sekitar gunung.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan.
Baca Juga: BBM di Bali masih sulit didapat, Dirut Pertamina minta maaf
Aktivitas vulkanik yang masih belum stabil menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dan mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku.
Pemantauan sebaran abu vulkanik, aktivitas kegempaan, serta perkembangan erupsi menjadi bagian penting dalam memahami kondisi terkini Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat di sekitar kawasan terdampak diimbau tetap waspada dan tidak memasuki wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.***
Artikel Terkait
Pencarian hari kedua 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR perluas area penyisiran
Anak Krakatau bergeliat, sirine peringatan tsunami kini disebar di wilayah pesisir Banten
Hari ke-5 pencarian, 5 jurnalis belum ditemukan usai hilang kontak saat liputan aktivitas Anak Krakatau
Usai erupsi Anak Krakatau mereda, muncul fenomena 'telur ceplok' yang dipotret dari atas kawah
8 Orang masih dicari, ini pengakuan keluarga Daus sang jurnalis yang hilang saat liputan Anak Krakatau
Kronologi penemuan jenazah Surakman di Pulau Enggano, ABK kapal 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau
Telisik fenomena daratan baru yang disebut Cucu Krakatau, benarkah itu gunung api anyar?