Penambahan personel, pembagian jadwal yang jelas, waktu istirahat yang cukup, serta mekanisme pergantian petugas dapat menjadi bagian dari upaya menjaga pelayanan tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan pekerja.
Krisis BBM bukan hanya menyangkut ketersediaan bahan bakar dan panjangnya antrean kendaraan. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kesiapan tenaga kerja yang menjalankan pelayanan secara langsung.
Baca Juga: Mobil terparkir bisa terbakar, waspadai 10 penyebab berikut
Di tengah upaya pemerintah mengatasi gangguan distribusi, perhatian terhadap keluhan pegawai menjadi hal yang tidak kalah penting.
Pelayanan publik dan perlindungan pekerja perlu berjalan beriringan agar penanganan krisis tidak menambah beban yang berlebihan bagi petugas di lapangan.***
Artikel Terkait
Viral! Gubernur Bali adu mulut dengan petugas SPBU saat tinjau antrean BBM Bali, ini yang disorot
Bali terapkan WFH dan PJJ selama 3 hari imbas antrean BBM mengular di SPBU
Pertamina minta maaf soal BBM Bali langka, kapan antrean berakhir?
Antrean BBM Bali tutup akses Alfamart, pegawai bingung kejar sales lantaran pengunjung susah datang
Bensin eceran 1,5 liter dibanderol Rp100–200 ribu di Bali, warganet soroti harga tak wajar
BBM di Bali masih sulit didapat, Dirut Pertamina minta maaf
Petaka antrean BBM di Bali: Mobil Chery hantam puluhan motor, polisi bergerak usut tuntas