Artinya, kebutuhan masyarakat yang masuk dalam program pemerintah daerah harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang tersedia.
Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan jadi perhatian
Meski terdapat keterbatasan kemampuan keuangan daerah, perubahan APBD diharapkan dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Daerah Kabupaten Subang optimistis dokumen Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026 telah disusun sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat.
Baca Juga: Di balik peluang saham data center, Kiwoom ingatkan valuasi dan pendanaan
Persetujuan APBD perubahan segera ditindaklanjuti
Setelah persetujuan bersama DPRD, Kang Rey berharap penetapan persetujuan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026 dapat segera ditindaklanjuti dengan penetapan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asisten Daerah dan Staf Ahli Bupati lingkup Setda Subang, para kepala OPD, para camat, serta para kepala bagian lingkup Setda Subang.***
Artikel Terkait
DPRD Subang soroti KUA-PPAS 2027, Kang Rey tegaskan setiap anggaran harus tepat sasaran
Di balik surat resign Nanik Deyang dari BGN, ada urusan anggaran jumbo yang bikin sang kepala stres berat
DPRD Subang sahkan KUA-PPAS 2027, soroti keterbatasan anggaran dan prioritas program
Hindari defisit, Bupati Subang tetapkan KUA-PPAS 2027 dengan skema anggaran tahun lalu
Viral peternak ayam bongkar kelakuan oknum dapur MBG, mau beli telur nyaris busuk hingga manipulasi harga di nota anggaran
DPRD Subang bahas RAPBD 2027, anggaran jalan capai Rp181,4 miliar
Anggaran cair! Ini update bansos PKH dan BPNT 2026 tahap 3, dari syarat penerima hingga nominalnya