Salah satunya di Puskesmas Menteng. Puluhan warga tercatat telah memanfaatkan layanan ruang oksigen di fasilitas kesehatan tersebut.
“Untuk ruang oksigen sampai hari ini kurang lebih 48 orang sudah memanfaatkan,” kata Plt Kepala UPT Puskesmas Menteng, Didik Purwanto, dikutip dalam keterangannya pada Selasa, 29 September 2026.
Menurut Didik, warga datang untuk menggunakan layanan tersebut sejak pagi hingga malam hari. Namun, jumlah pengguna paling banyak tercatat pada sore hingga malam hari.
Pengguna layanan ruang oksigen tersebut terdiri dari orang dewasa dan beberapa anak-anak.
Saat ini, jumlah rumah oksigen di wilayah tersebut mencapai sekitar 20 titik. Fasilitas itu terdiri dari 11 puskesmas, enam kelurahan, dan tiga posyandu.
Jumlah titik layanan tersebut juga masih akan ditambah untuk mendukung warga yang membutuhkan layanan di tengah kondisi kabut asap.
Kembalinya kabut asap setelah kondisi sempat membaik membuat warga kembali mengeluhkan pekatnya asap, aroma menyengat, serta jarak pandang yang menurun.***
Artikel Terkait
Curhatan warga Barito Utara Kalteng, langit menguning dampak kabut asap karhutla: Ini bukan filter foto
Akses sulit karhutla di Bukit Peramas Taman Nasional Gunung Palung Kalbar: Petugas basahi area sekitar kebakaran, halau api merembet lebih luas
4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya
Ramai unggahan warga Kalsel keluhkan kabut asap karhutla makin tebal: Sudah berbulan-bulan hirup asap setiap hari
Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA