8 Orang masih dicari, ini pengakuan keluarga Daus sang jurnalis yang hilang saat liputan Anak Krakatau

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 22 September 2026 | 00:20 WIB
Menyoroti penuturan pihak keluarga Firdaus Wajidi atau Daus, jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (Instagram.com/@inpopmedia)
Menyoroti penuturan pihak keluarga Firdaus Wajidi atau Daus, jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (Instagram.com/@inpopmedia)

Pernyataan tersebut disampaikan Andra dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis, 17 September 2026.

Menurut Andra, pencarian telah dilakukan di seluruh sektor penyisiran yang menjadi bagian dari operasi SAR gabungan.

Namun, selama operasi berlangsung, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan jurnalis maupun awak kapal KM Arupadatu I.

Meski operasi SAR dihentikan sementara, pencarian masih dapat kembali dilakukan apabila muncul informasi atau petunjuk baru yang dapat diverifikasi.

Hal tersebut membuat harapan keluarga terhadap keberadaan Daus dan korban lainnya masih terbuka apabila nantinya terdapat petunjuk baru terkait lokasi rombongan KM Arupadatu I.

Delapan orang masih dicari

Insiden hilang kontak KM Arupadatu I bermula pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, rombongan kapal cepat tersebut dilaporkan hilang kontak ketika berada di perairan Selat Sunda.

Dalam insiden tersebut, sebanyak delapan orang tercatat dalam daftar pencarian terkait hilangnya KM Arupadatu I.

Lima orang di antaranya merupakan jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut.

Mereka yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Selain lima jurnalis, terdapat tiga orang lainnya yang merupakan kru dan pemandu kapal.

Ketiganya yakni Warta yang bertugas sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal atau ABK, serta Heriyanto sebagai pemandu.

Dengan demikian, total terdapat delapan orang yang masih masuk dalam daftar pencarian terkait insiden hilang kontak KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda.

Di tengah penghentian sementara operasi SAR tersebut, keluarga para korban masih menunggu kemungkinan adanya informasi atau petunjuk baru mengenai keberadaan rombongan KM Arupadatu I.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X