Karhutla di Gunung Awu Sangihe, diduga berawal dari kompor portabel milik guide pendaki yang dipakai masak mi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 10 September 2026 | 20:07 WIB
Karhutla di Gunung Awu, Sangihe, Sulut yang diduga bermula dari kompor portabel (Instagram/sikardian - TikTok/opovaren)
Karhutla di Gunung Awu, Sangihe, Sulut yang diduga bermula dari kompor portabel (Instagram/sikardian - TikTok/opovaren)

“Sampai tanggal 9 September 2026, apinya belum kunjung padam. Malahan meluas sekali, sampai-sampai udah mendekati permukiman warga,” imbuhnya.

Baca Juga: Kebakaran TPA Galuga di Bogor meluas, helikopter TNI AU dikerahkan untuk water bombing

Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian karena wilayah Sangihe sedang mengalami masa kemarau panjang. Kondisi itu membuat banyak pohon dan daun kering menjadi mudah terbakar.

Selain kondisi kering, proses pemadaman juga menghadapi kendala akses. Lokasi kebakaran yang berada di area lereng membuat petugas dan relawan kesulitan menjangkau titik-titik api.

Karen juga menyebut bantuan pemadaman dari udara belum diturunkan untuk membantu proses penanganan kebakaran di kawasan Gunung Awu.

Polisi tetapkan satu pendaki sebagai tersangka

Di tengah proses pemadaman, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran di kawasan Gunung Awu.

Baca Juga: DPR RI perkuat sinergi dengan kepala desa, aspirasi desa disalurkan ke pusat

Dari penyelidikan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial IB (29 tahun).

IB kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla di Gunung Awu. Berdasarkan pemeriksaan Polres Sangihe, IB diketahui sedang bertugas sebagai guide pendakian ketika kebakaran terjadi.

Saat itu, IB menjadi guide bagi satu orang pendaki lainnya. Dalam perjalanan tersebut, keduanya sempat memasak mi instan dan air menggunakan kompor portabel.

Peristiwa bermula ketika air yang dimasak menggunakan kompor tersebut mulai mendidih. Posisi kompor kemudian berubah hingga akhirnya terbalik.

Baca Juga: Lewat seni dan budaya, FKUB Subang perkuat kerukunan lintas agama

“Saat air mulai mendidih, posisi kompor berubah hingga akhirnya terbalik. Kompor kemudian jatuh ke area yang dipenuhi alang-alang dan memicu api,” ujar Kasat Reskrim Polres Sangihe IPTU Harli E. Buida dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu, 9 September 2026.

Penetapan IB sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Dalam proses pemeriksaan, tersangka disebut kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X