Harta warga Suku Sasak ikut ludes
Kampung Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata yang dikenal di Lombok.
Masyarakat Desa Sade masih mempertahankan berbagai keunikan adat Suku Sasak, mulai dari bentuk bangunan hingga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Baca Juga: Bang Japar teguhkan komitmen Jaga Jakarta, ajak warga rawat persatuan
Kebakaran membuat banyak warga kehilangan harta benda yang berada di dalam rumah. Inaq Husna mengaku saat ini telah mengungsikan diri bersama keluarganya ke rumah keluarga yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Ia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai puluhan juta rupiah. Sejumlah barang berharga, termasuk kain tenun dan pakaian adat, ikut terbakar.
“Yang mahal itu barang-barang di dalam. Seperti kain tenun, baju adat dan harta yang lain,” tandas Inaq Husna.***
Artikel Terkait
Keunikan Desa Sasak Sade, pusat kearifan lokal di Pulau Lombok NTB
Menelusuri keindahan dan kearifan lokal di Desa Sasak Ende, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Fakta baru kasus pembakaran santri di Lombok, pimpinan ponpes jadi tersangka dan ajukan praperadilan
Nasib Bupati Lombok Barat yang kena OTT KPK: Jadi tersangka suap sepulang nobar final Piala Dunia 2026
Jalur Malang-Lumajang ditutup imbas kebakaran Gunung Bromo, ini akses alternatif yang masih dibuka
50 Ruko ludes dan 39 KK terdampak: Kerugian kebakaran Pasar Sungai Duri tembus Rp70 miliar
Pasar Sungai Duri di Kalbar luluh lantak imbas kebakaran, api diduga berasal dari tengah-tengah deretan ruko