“Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang,” jelas Budi.
Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya, sementara pihak lain ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat.
Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat.
Dugaan suap proyek Pemkab
KPK menduga, Ahmad Zaini menerima suap terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Lombok Barat.
“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait proyek-proyek di lingkungan kabupaten,” ungkap Budi.
Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan sejumlah dokumen.
Meski belum dirinci, nilai uang yang diamankan disebut mencapai ratusan juta rupiah.
“Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Wamenaker Noel bantah OTT KPK dan kasus pemerasan, tapi KPK sebut terima uang Rp3 miliar
Wamenaker tertangkap OTT KPK, Istana sebut korupsi stadium 4
OTT KPK di Riau: 10 Orang diamankan termasuk penyelenggara negara, dugaan korupsi di Dinas PUPR
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terjaring OTT KPK, diduga terlibat skandal mutasi jabatan ASN
OTT KPK Bupati Rejang Lebong: Fikri Thobari diduga terima fee proyek hingga Rp1,75 miliar
Jejak panjang skandal proyek DJKA, dari OTT KPK di 2023 hingga eks direktur Kemenhub terjerat dugaan gratifikasi
Kepala Imigrasi Jakarta Ronald Amran kena OTT KPK, barang bukti mata uang asing hingga logam mulia kini disita