Berdasarkan petunjuk tersebut, petugas langsung menyisir area sekitar pagar rumah sakit.
Setelah dilakukan pencarian intensif, jasad korban akhirnya ditemukan di semak belukar sekitar 5 meter dari pagar RSUD dan sekitar 30 meter dari jalan raya.
Barang korban ditemukan lengkap
Saat ditemukan, sejumlah barang pribadi korban berada di sekitar lokasi kejadian.
Barang-barang tersebut antara lain tas berisi alat medis, dompet, telepon genggam, serta kartu identitas (ID Card) RSUD Tengku Rafian Siak.
Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh barang milik korban dalam kondisi utuh dan tidak ada yang hilang. Hal ini menjadi salah satu poin penting dalam proses penyelidikan awal.
“Barang-barang semua ditemukan utuh di lokasi,” kata Kosmos.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Termasuk di antaranya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.***
Artikel Terkait
Pasca viral kasus dokter cabul di medsos, Menkes justru soroti jam kerja peserta PPDS yang berlebihan
Pengakuan tersangka dokter PPDS UI yang diduga rekam mahasiswi mandi: Khilaf, ada lubang angin di kosan korban
Skandal perundungan dr Aulia Risma: Terdakwa Zara mengaku ditekan senior di PPDS Anestesi Undip
Hakim sindir saksi kasus perundungan PPDS Undip: Tugas senior kalian yang kerjakan, itu bukan perundungan?
Dokter PPDS anestesi Unsrat meninggal dunia, ditemukan tak bernyawa di kamar kos usai absen saat jadwal jaga
Dugaan perundungan PPDS Anestesi, Kemenkes hentikan sementara program di RSUP Kandou
Kabar wafatnya dr. Adrian Rantung picu sorotan di medsos, akankah penyebab kematian dokter PPDS Manado itu diusut tuntas?