Andra juga menjelaskan kronologi singkat sebelum kecelakaan terjadi. Ia mengaku saat itu baru saja pulang dari kegiatan menonton pertandingan sepak bola bersama.
Baca Juga: 500 Bingkisan baksos warnai Kemah Bela Negara Garut, warga terbantu aksi sosial BNPT
“Untuk kondisi kita sama-sama aman. Kita habis nonton bola tadi kan streaming juga,” jelasnya.
Menurutnya, setelah kegiatan tersebut, ia bersama rekannya memutuskan untuk berkendara santai di sekitar wilayah tersebut.
Bantah isu mabuk
Di tengah ramainya pemberitaan, muncul spekulasi yang menyebut kecelakaan tersebut terjadi karena pengemudi dalam kondisi mabuk. Namun, Andra secara tegas membantah kabar tersebut.
Ia memastikan bahwa dirinya dalam kondisi sadar saat mengemudikan kendaraan.
“Terus selesai itu memang pengen jalan-jalan aja. Tidak dalam kondisi mabuk atau apa pun itu,” bebernya.
“Ini masih sadar kan diri, Alhamdulillah semua aman,” tandas Andra.
Meski mengalami kecelakaan cukup parah, Andra menyebut dirinya dan rekannya selamat, meski masih membutuhkan perawatan untuk pemulihan kondisi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun estimasi kerugian akibat kecelakaan tunggal tersebut.
Insiden ini pun masih menjadi perbincangan luas di media sosial.***
Artikel Terkait
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Ratusan buket bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur, simbol duka dan empati untuk korban kecelakaan
Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Muratara Sumsel, 16 orang tewas dan kendaraan terbakar
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget
Di balik pelantikan staf ahli Bupati Pandeglang, ada jeratan kasus kecelakaan maut yang masih bayangi sang pejabat