Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan usaha yang menjadi salah satu lokasi penggeledahan tersebut.
Baca Juga: Tak hanya proses hukum, keluarga dokter Icha tantang anggota DPRD lakukan sumpah adat
“Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis yang diberitakan di media sosial seperti di Cipete,” ungkap Febrie.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses penyidikan yang sedang berjalan.
Minta publik tunggu hasil penyidikan
Febrie menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.
Menurutnya, seluruh pihak sebaiknya menunggu hasil penyelidikan agar informasi yang diterima publik menjadi jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Baca Juga: Penemuan emas 74 kg di brankas rumah Sentul, ahli kunci sebut pengamanan canggih dan berlapis baja
“Kita menghargai dan menghormati sesama rekan penegak hukum, tentunya mendukung bagaimana ini bisa terang dan jelas untuk dijelaskan kepada masyarakat,” ujarnya.
“Makanya, kita tunggu ya bagaimana nanti proses hasil penyidikannya,” tambahnya.
Penggeledahan terkait tiga kasus korupsi
Sebelumnya, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk Kafe de’Clan dan money changer di Cipete pada 8 Juli 2026.
Dari lokasi tersebut, penyidik menyita uang tunai sebesar Rp67 miliar serta berbagai barang bukti lainnya.
Baca Juga: Sempat jadi sorotan karena TNI jaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Kapuspen buka suara
Sementara itu, dari rumah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, ditemukan 74 kilogram emas serta berbagai mata uang asing dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp476 miliar.
Artikel Terkait
Kronologi penggeledahan besar-besaran polisi ke kafe hingga kantor money changer, buntut skandal korupsi batu bara
Operasi senyap polisi sapu 12 titik korupsi jumbo, aset diduga terkait Jampidsus Febrie Adriansyah disorot
Rekam jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang rumahnya dijaga TNI: Pernah tangani kasus korupsi Jiwasraya hingga Asabri
Polri sita harta Rp476 miliar diduga milik Jampidsus usai ramai kontroversi jaksa tangkap jenderal polisi, ada apa?
Sempat jadi sorotan karena TNI jaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Kapuspen buka suara
Penemuan emas 74 kg di brankas rumah Sentul, ahli kunci sebut pengamanan canggih dan berlapis baja
Penggeledahan ruko di Cipete diduga terkait 3 kasus korupsi, polisi: Rangkaian penyidikan sebelumnya