GENMILENIAL.ID – Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPW FK KBIHU) Jawa Barat, Syatori, menjadi sorotan publik usai viral di media sosial.
Ucapan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.
Dalam forum itu, Syatori menyinggung soal jemaah haji lanjut usia (lansia) yang dinilai memiliki keterbatasan saat menjalankan ibadah.
Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan karena dianggap sensitif dan menyinggung kelompok tertentu.
Baca Juga: Pilu ibu di Garut ceritakan aksi bejat suami ke anak tiri lewat medsos: Diperkosa sejak kelas 5 SD
Sebut jemaah lansia 'merepotkan'
Dalam rapat tersebut, Syatori mengusulkan adanya batasan usia bagi calon jemaah haji maupun umrah, serta penegasan aspek istitha’ah atau kemampuan fisik.
Ia menilai, kondisi jemaah lansia sering kali membutuhkan bantuan tambahan selama proses ibadah haji berlangsung.
“Kalau bisa ada batasan umur dan istitha’ah benar-benar dilakukan, sebab lansia itu pelaksanaan hajinya repot dan merepotkan orang lain,” ujarnya.
Pernyataan ini kemudian viral setelah potongan videonya beredar luas di media sosial.
Disemprot anggota DPR saat rapat
Ucapan tersebut langsung mendapat respons dari anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J. Rumambi.
Ia menegur Syatori dan meminta agar pernyataan tersebut dicabut karena dinilai tidak pantas, terlebih disampaikan dalam forum resmi yang disiarkan secara langsung.
Artikel Terkait
Jemaah haji lansia, Kemenag sediakan katering khusus
Tragis! Mobil rombongan pengantar haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan, 4 tewas dan 5 terluka
Diduga mesin mati di rel, mobil rombongan haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan: 4 Tewas
Pemuda penyelamat lansia di Sungai Batang Anai Sumbar viral, Kadri dapat penghargaan dari pemkab
3 WNI diduga akan berangkat haji jalur ilegal dari Bandara YIA, imigrasi ungkap modus liburan ke Singapura dan Malaysia
Identitas 2 korban tewas usai banjir bandang di Bone terungkap, bocah 5 tahun dan lansia 80 tahun
Peringati HLUN 2026, 200 lansia di Subang jalani operasi katarak gratis