Sebelumnya, Nadira dilaporkan hilang setelah berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke kampus.
Ia berangkat menggunakan ojek online pada Selasa, 30 Juni 2026.
Namun, sekitar dua jam setelah meninggalkan rumah, ponsel Nadira tidak dapat dihubungi.
Kondisi tersebut membuat keluarga merasa khawatir hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Budi menyampaikan bahwa selama ini Nadira dikenal sebagai pribadi yang terbuka kepada keluarga.
Baca Juga: Fakta di balik temuan logam platina dalam skandal suap Bupati Langkat: 55 Keping senilai Rp40 miliar
Ia juga menyebut tidak ada indikasi masalah yang mencolok sebelum kejadian tersebut.
“Dia sangat terbuka. Jika ada sesuatu biasanya bisa dikomunikasikan,” kata Budi.
Polisi belum lakukan pemeriksaan
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab Nadira meninggalkan rumah.
Hal tersebut dikarenakan kondisi Nadira yang masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengatakan bahwa pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi Nadira dinilai stabil.
“Untuk sementara belum kami dapatkan secara pasti karena Nadira masih dalam kondisi belum bisa dimintai keterangan,” ujar Anton.
Artikel Terkait
Sehari sebelum bacok mahasiswi UIN Suska, terduga pelaku sempat unggah kata puitis
Polisi sebut tersangka pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau menyesal dan ingin salat taubat
Dua mahasiswi Unila hanyut di Wira Garden ditemukan meninggal, video detik-detik air bah viral
Mahasiswi UBL laporkan dosen ke Polda Metro Jaya, terduga pelaku dinonaktifkan kampus
Viral Hiace hilang kendali di jalur Bromo, tabrak 4 mobil hingga tiang listrik
MC lomba cerdas cermat MPR ngaku khilaf buntut remehkan ‘hanya perasaan adik-adik saja’ hingga IG-nya hilang
Viral voice note diduga pesan terakhir, mahasiswi teknik Unhas ditemukan meninggal di area kampus