Bupati Purwakarta buka suara soal lagu Lalaki Langit yang dianggap rendahkan perempuan: Renungan perilaku nakal di masa lalu

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 2 Juli 2026 | 14:05 WIB
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein buka suara mengenai polemik lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang tengah viral (PPID Purwakarta)
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein buka suara mengenai polemik lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat yang tengah viral (PPID Purwakarta)

Minta maaf atas polemik yang muncul

Meski menegaskan bahwa lagu tersebut bersifat personal, Om Zein mengakui bahwa penafsiran publik bisa berbeda-beda.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor industry visit ke kantor Promedia Group, pelajari perkembangan media di era digital

Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang terjadi dan ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian masyarakat.

“Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu. Namun tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Itu murni cerita tentang diri saya sendiri,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi klarifikasi resmi atas kontroversi yang sempat viral di media sosial.

Sentilan keras dari Atalia Praratya

Sebelumnya, anggota DPR RI Komisi VII, Atalia Praratya turut menyoroti lagu tersebut. Ia mengaku geram karena liriknya dinilai merendahkan perempuan.

Baca Juga: Di balik kontroversi latsarmil manajer Kopdes, ada anggaran latihan yang angkanya capai Rp30 juta per orang

“Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?” tulis Atalia melalui akun Instagram @ataliapr, dikutip Kamis 2 Juli 2026.

Ia juga mempertanyakan makna lagu tersebut dan mengaku tidak menemukan ruang interpretasi yang menghormati perempuan.

“Jujur saya tidak habis pikir, se-positif apapun saya memaknai lagu ini. Saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan,” ujarnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X