Ahli toksinologi ungkap detik-detik dokter Icha ditelepon berulang kali: Saya dibentak-bentak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 1 Juli 2026 | 21:38 WIB
Dokter konsulen mendiang dokter Icha saat menangani pasien anggota keluarga DPRD TTU ungkap pesan saat konsultasi mengenai gigitan ular (Threads/maharani234 - YouTube/Kang Hadi Conscience)
Dokter konsulen mendiang dokter Icha saat menangani pasien anggota keluarga DPRD TTU ungkap pesan saat konsultasi mengenai gigitan ular (Threads/maharani234 - YouTube/Kang Hadi Conscience)

Dalam komunikasi tersebut, dokter Icha mengaku berada dalam tekanan saat menangani pasien yang disebut sebagai keluarga anggota DPRD TTU.

Baca Juga: Bupati Subang dorong Polri makin profesional dan terpercaya di usia ke-80 Bhayangkara

“Dokter Maha bisa bantu saya? Saya sedang dibentak-bentak dan dimarahi oleh keluarga yang membawa DPRD,” ungkap dokter Tri menirukan ucapan dokter Icha dalam wawancara di kanal YouTube Kang Hadi Conscience.

Selain dibentak, dokter Icha juga disebut mengalami intimidasi, termasuk diminta menyebutkan nama lengkap untuk keperluan pelaporan.

“Kami tahu dari WhatsApp bahwa dokter Icha dalam keadaan ketakutan,” jelasnya.

Pasien tidak memerlukan antibisa

Menurut penjelasan dokter Tri, pasien yang ditangani berada dalam fase lokal, sehingga penanganannya cukup dengan observasi dan pemberian obat pereda nyeri.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polres Subang tegaskan komitmen layani masyarakat di tengah tantangan zaman

“Fase lokal ini hanya perlu pertolongan awal, seperti obat anti nyeri. Itu sudah dilakukan oleh dokter Icha,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keputusan tidak memberikan antivenom bukan karena keterbatasan stok, melainkan memang tidak dibutuhkan secara medis.

Kronologi dugaan intimidasi

Peristiwa ini bermula pada 13 Juni 2026 ketika dokter Icha yang sedang berjaga di IGD menerima pasien rujukan akibat gigitan ular.

Pasien tersebut diketahui memiliki hubungan keluarga dengan anggota DPRD TTU.

Baca Juga: Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui, Hotman Paris singgung harga wajar dalam laporan audit BPKP 2020-2022: Harusnya digas di persidangan

Dalam penanganannya, dokter Icha telah melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X