Bahlil soal harga BBM nonsubsidi Juli 2026: Kita lihat nanti, harus fair dong!

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 Juli 2026 | 21:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara mengenai harga BBM nonsubsidi untuk bulan Juli 2026 (Unsplash/aldrinrachmanpradana)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara mengenai harga BBM nonsubsidi untuk bulan Juli 2026 (Unsplash/aldrinrachmanpradana)

“Teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik, dua bulan lebih hampir tiga bulan kan enggak kita naikkan,” ujarnya.

Ia pun mempertanyakan mengapa ketika harga baru mengalami kenaikan dalam waktu singkat, justru muncul banyak desakan agar harga segera diturunkan.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polres Subang tegaskan komitmen layani masyarakat di tengah tantangan zaman

“Baru naik dua minggu atau tiga minggu sudah ditanya kenapa tidak diturunkan. Waktu kemarin tidak naik, kenapa tidak ditanya?” lanjutnya.

Harga BBM nonsubsidi sudah lebih dulu naik

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyesuaian harga BBM sejak 10 Juni 2026.

Kenaikan cukup signifikan terjadi pada sejumlah jenis BBM nonsubsidi, terutama Pertamax dan Pertamax Green.

Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green (RON 95) melonjak dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Baca Juga: Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui, Hotman Paris singgung harga wajar dalam laporan audit BPKP 2020-2022: Harusnya digas di persidangan

Selain itu, harga BBM nonsubsidi lainnya juga berada di level tinggi, seperti Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter. Ketiga jenis BBM tersebut bahkan telah lebih dulu mengalami kenaikan sejak April 2026.

Di sisi lain, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih bertahan di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Ketidakpastian global masih jadi faktor utama

Situasi global turut memengaruhi kebijakan energi nasional. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada jalur distribusi minyak di Selat Hormuz, menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong volatilitas harga minyak dunia.

Baca Juga: Viral momen hakim langsung ngacir usai jatuhkan vonis ke Nadiem Makarim, pengacara: Kenapa buru-buru, takut?

Dengan kondisi tersebut, pemerintah masih terus mengkaji berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan terkait harga BBM nonsubsidi ke depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X