Namun, rencana tersebut tidak mendapat izin dari pihak kampus. Ketika mahasiswa mencoba membentangkan spanduk di area selasar, perdebatan pun terjadi.
Mahasiswa menyebut pihak kampus tidak memberikan penjelasan yang memadai terkait pelarangan tersebut.
Setelah tidak diizinkan melakukan aksi di sekitar rektorat, massa akhirnya memindahkan kegiatan ke depan gerbang utama kampus.
Di lokasi tersebut, mereka tetap melaksanakan aksi berupa teatrikal, orasi, dan pembacaan puisi.
Pihak kampus belum beri klarifikasi
Sebelumnya, Rektor UNY Sumaryanto sempat menyatakan kesiapan kampus untuk mengelola program SPPG jika mendapat amanah dari pemerintah.
Namun hingga berita ini ditulis, pihak kampus belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya video perdebatan antara wakil rektor dan mahasiswa tersebut.
Peristiwa ini pun memicu perhatian publik, terutama terkait ruang kebebasan berekspresi mahasiswa di lingkungan kampus.***
Artikel Terkait
BEM FKIP Universitas Mandiri Subang gelar diskusi mahasiswa terkait isu-isu daerah dan nasional
Simposium Nasional Persatuan Aliansi BEM Nusantara hadirkan semangat persatuan dan arah gerakan mahasiswa
Ketua BEM UI ingatkan pejabat belajar dari protes Gen Z Nepal: Jangan hanya redakan amarah publik
Ramai isu 'BEM Bersatu' cuman diatur untuk redam aksi mahasiswa, anggotanya dari beragam kampus dinilai janggal
Gerbang DPRD Subang dijebol! Demo mahasiswa memanas, kritik keras pemerintahan Prabowo-Gibran menggema
BEM Subang ‘ultimatum’ pemerintah, MBG diminta dihentikan dan dievaluasi total
Viral pengakuan ketua BEM FH UBK terima duit usai bertemu Wapres Gibran, apa motif di baliknya?