Chief Representative JICA Indonesia, Takeda Sachiko, menjelaskan bahwa program makan di Jepang merupakan bagian integral dari sistem pendidikan.
“Program school meal di Jepang diposisikan sebagai bagian integral dari pendidikan, sekaligus mencakup pengelolaan dan operasional yang komprehensif,” jelasnya dalam Seminar ‘Shokuiku’ pada Februari 2026.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa sistem tersebut tidak bisa diterapkan secara mentah di Indonesia, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi lokal.
Baca Juga: Dua modus curanmor terbongkar di Subang, dari rusak kunci hingga duplikasi, 4 pelaku diamankan
“Program school meal bukanlah model yang seragam untuk diterapkan secara langsung, melainkan perlu dikembangkan sesuai konteks masing-masing wilayah,” ujarnya.
Wacana ini pun masih terus dikaji dan menuai beragam respons dari publik, terutama terkait kesiapan sekolah dan pengawasan kualitas makanan.***
Artikel Terkait
Viral dugaan keracunan MBG di SD Surabaya, SPPG Tembok Dukuh hentikan operasional dan tarik distribusi
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget
Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar
IDAI layangkan surat terbuka ke BGN, soroti pemberian susu formula dalam program MBG
Viral pengakuan kepala SPPG Sumut main judol plus bawa wanita ke dapur MBG, minta maaf sambil nangis
Muncul perdana jadi kepala BGN, Nanik S. Deyang tegaskan latar belakang biologi dan peran militer di program MBG
Viral vendor roti bongkar kelakuan SPPG di Kota Serang, minta manipulasi harga di nota anggaran MBG