Di Batam, Kepulauan Riau, polisi mengusut dugaan penjualan dua titik SPPG senilai Rp400 juta. Sementara di Jawa Barat, total kerugian ditaksir mencapai Rp1,9 miliar dari 21 korban.
Selain itu, di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, satu titik SPPG dilaporkan dijual dengan harga Rp950 juta.
Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan bagaimana nasib Dadan Hindayana berubah drastis dalam waktu singkat.
Dari momen spiritual sepulang haji hingga kini harus menghadapi proses hukum, kasus ini menjadi sorotan besar publik sekaligus peringatan penting terkait transparansi dalam program strategis pemerintah.***
Artikel Terkait
252 Siswa di Jakarta Timur diduga keracunan MBG, pangsit isi tahu disorot jadi penyebab
Viral dugaan keracunan MBG di SD Surabaya, SPPG Tembok Dukuh hentikan operasional dan tarik distribusi
Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar
IDAI layangkan surat terbuka ke BGN, soroti pemberian susu formula dalam program MBG
Viral pengakuan kepala SPPG Sumut main judol plus bawa wanita ke dapur MBG, minta maaf sambil nangis
Heboh penggeledahan kantor BGN oleh Kejagung, diduga soal kasus tata kelola di era kepemimpinan Dadan Hindayana
Deret kontroversi Dadan Hindayana selama jadi kepala BGN usai kini ditetapkan jadi tersangka korupsi