Gunakan uang jemaah di luar kepentingan umrah hingga endorse influencer, polisi bakal periksa aliran dana Hanania Travel

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 3 Juni 2026 | 16:46 WIB
Polisi telusuri aset-aset yang dimiliki ASF (kanan), bos Hanania Travel yang jadi tersangka penggelapan dana jemaah umrah (Instagram/hananiagroup.id - Threads/dwiutariri)
Polisi telusuri aset-aset yang dimiliki ASF (kanan), bos Hanania Travel yang jadi tersangka penggelapan dana jemaah umrah (Instagram/hananiagroup.id - Threads/dwiutariri)

Laporan pertama berasal dari pelapor berinisial JSP yang mencantumkan 128 korban dengan total kerugian mencapai Rp12,14 miliar.

Baca Juga: Gempar mahasiswa PNJ terciduk ciuman dengan pasangan sesama jenis di perpustakaan, langsung disidang di taman kampus

Sementara laporan kedua berasal dari pelapor NN dengan jumlah korban dua orang dan kerugian sekitar Rp78,8 juta.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 33 saksi guna mengumpulkan bukti dan memperkuat konstruksi perkara.

Dana jemaah dipakai untuk kepentingan lain

Polisi juga mengungkap fakta mengejutkan terkait penggunaan dana jemaah.

Uang yang seharusnya digunakan untuk keperluan ibadah umrah diduga justru dipakai untuk kepentingan lain, termasuk membayar influencer.

Baca Juga: Polisi ungkap bos Hanania Travel pakai uang jemaah untuk bayar influencer promosi paket umrah

Menurut Iman, para influencer tersebut digunakan untuk mempromosikan paket umrah Hanania Travel guna menarik lebih banyak calon jemaah.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Aset tersangka akan dikejar

Dalam upaya memulihkan kerugian korban, polisi menegaskan akan menelusuri aliran dana serta aset milik tersangka.

Langkah ini dilakukan agar kerugian para jemaah dapat dikembalikan semaksimal mungkin.

Baca Juga: DPR nilai Nanik tepat pimpin BGN, dinilai aktif turun ke lapangan

“Kami tidak hanya memenjarakan seseorang, tapi juga berupaya memulihkan kerugian korban dengan menelusuri aset dan aliran dana,” jelas Iman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X