“Dari awal kejadian, kami sudah memeriksa saksi-saksi korban, saksi di TKP, termasuk barang bukti elektronik berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 30 Mei 2026.
Ia menambahkan, status kasus telah naik ke tahap penyidikan dan Ahmad Mursidi resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Viral pengakuan kepala SPPG Sumut main judol plus bawa wanita ke dapur MBG, minta maaf sambil nangis
“Setelah dilakukan gelar perkara, statusnya resmi naik dari penyelidikan ke penyidikan dan yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.
Belum ditahan karena alasan medis
Meski telah berstatus tersangka, Ahmad Mursidi belum ditahan oleh pihak kepolisian. Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah publik.
Menurut Sofyan, keputusan tersebut didasarkan pada kondisi kesehatan tersangka yang memerlukan perawatan intensif.
Diketahui, Mursidi harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu.
Baca Juga: Akun medsos RSUD AWS Samarinda digeruduk warganet usai viral dugaan malpraktik pasien jantung
Selain itu, pihak keluarga juga mengajukan permohonan disertai surat keterangan dokter sebagai jaminan bahwa tersangka akan bersikap kooperatif.
“Tidak ada penangguhan penahanan karena memang belum dilakukan penahanan. Yang ada hanya permohonan dari keluarga karena yang bersangkutan dalam kondisi sakit,” terangnya.
Dilantik jadi staf ahli bupati
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, publik dikejutkan dengan pelantikan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati Pandeglang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Baca Juga: Detik-detik banjir bandang terjang 5 desa di Gorontalo, ratusan rumah hingga kios warga rusak berat
Pelantikan ini menuai kritik karena dinilai tidak sensitif terhadap kasus yang tengah dihadapi, terlebih insiden tersebut menelan korban jiwa.
Artikel Terkait
Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Ratusan buket bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur, simbol duka dan empati untuk korban kecelakaan
Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Muratara Sumsel, 16 orang tewas dan kendaraan terbakar
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget