GENMILENIAL.ID – Dugaan pencemaran lingkungan di kawasan Kali Kukuba dan Teluk Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara terus menjadi sorotan berbagai pihak.
Mulai dari organisasi lingkungan, akademisi, hingga masyarakat sipil mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.
Sorotan ini menguat setelah beredarnya laporan serta dokumentasi kondisi perairan Teluk Buli yang tampak keruh dan diduga terdampak sedimentasi dari aktivitas industri tambang.
WALHI desak audit lingkungan menyeluruh
Direktur Eksekutif WALHI Maluku Utara, Astuti N. Kilwouw, menilai dugaan pencemaran tersebut harus diusut secara serius karena berpotensi merusak ekosistem pesisir dan mengganggu kehidupan masyarakat setempat.
Menurutnya, indikasi pencemaran yang bermula dari aliran Kali Kukuba hingga pesisir Teluk Buli bukan kali pertama terjadi.
Ia pun meminta pemerintah daerah maupun pusat segera mengambil langkah konkret.
“Pasti itu dapat menghancurkan tata sistem ekologi, terutama ekosistem di Teluk Buli,” ujar Astuti, dikutip dari Konteks.co.id, Sabtu, 30 Mei 2026.
Baca Juga: Razia narkoba di Riau bikin geger warga medsos, polisi ringkus anak kepala daerah hingga selebgram
WALHI juga mendorong pemerintah untuk memeriksa dokumen perizinan serta tingkat kepatuhan lingkungan perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.
Bahkan, audit lingkungan independen dinilai perlu dilakukan sebagai dasar evaluasi aktivitas tambang.
Akademisi: Risiko lingkungan harus diantisipasi sejak awal
Pandangan serupa disampaikan akademisi dari Universitas Indonesia, Mahawan Karuniasa. Ia menilai perubahan warna air tidak bisa langsung dianggap sebagai faktor alam semata.
Artikel Terkait
Transisi energi bersih bikin warga aman dari pencemaran lingkungan? inilah 4 strategi yang bisa dicanangkan Prabowo-Gibran
Ratusan aktivis dan budayawan soroti krisis lingkungan nasional dalam Gunem Alam di Sumedang
Pegiat lingkungan Cisarua tegaskan longsor bukan semata alih fungsi lahan: Petani jangan dijadikan kambing hitam
Arahan Presiden Prabowo, Polres Subang gaspol bersihkan lingkungan dan kawasan wisata
Sampah jadi ancaman serius, Bupati Subang tegaskan lingkungan bersih modal cegah banjir dan bangun daerah
Atap daur ulang masuk program bedah rumah Jogja, Alduro tawarkan hunian sejuk dan ramah lingkungan
Samsara Bamboo Festival 2026 angkat bambu sebagai solusi lingkungan dan ekonomi hijau di Bali