Fuad juga membantah adanya perlakuan diskriminatif terhadap peserta, termasuk yang dialami Cathlyn.
Penilaian tidak hanya berdasarkan nilai akademik
Lebih lanjut, Fuad menjelaskan bahwa seleksi Paskibraka tidak hanya berfokus pada satu aspek penilaian semata.
Menurutnya, penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh kemampuan dan kesiapan peserta.
“Paskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa yang dicari adalah figur yang benar-benar siap menjalankan tugas kenegaraan, baik secara fisik, mental, maupun kepribadian.
Baca Juga: Oknum pimpinan ponpes di Buaran Pekalongan diduga cabuli santriwati, ditangkap saat Idul Adha
Akumulasi nilai jadi penentu
Dalam proses seleksi, terdapat berbagai komponen penilaian yang menjadi pertimbangan, seperti kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin.
Fuad menyebut, seluruh komponen tersebut diakumulasi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili daerah ke tingkat nasional.
“Memang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi,” ungkapnya.
“Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,” sambung Fuad.
Baca Juga: Momen KRL Duri-Tangerang didorong kereta lain, viral usai mogok di tengah perjalanan
Proses seleksi sendiri dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten atau kota, provinsi, hingga verifikasi di tingkat nasional.
Artikel Terkait
Ikut hadiri pengukuhan 76 Paskibraka di Istana, Megawati kenang pengalaman tahun 1963
Bupati Subang kukuhkan 40 anggota Paskibraka Tahun 2025
Petugas Paskibraka Maluku Utara diganjar laptop dan uang saku dari Gubernur usai kibarkan merah putih
Dumtruk langgar jam operasional, ibu anggota Paskibraka Subang tewas tertabrak: Bupati ancam tindak perusahaan nakal
Viral! Wakil Bupati Kulon Progo jongkok ikat tali sepatu Paskibraka saat upacara 17 Agustus
522 Siswa berebut 37 kursi Paskibraka Subang 2026, Wabup tekankan seleksi ketat dan nasionalisme
Cathlyn Yvaine Lesmana Paskibraka yang alami dugaan diskriminasi, ternyata siswa berprestasi di bidang modeling