Dumtruk langgar jam operasional, ibu anggota Paskibraka Subang tewas tertabrak: Bupati ancam tindak perusahaan nakal

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:07 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR berikan keterangan pers usai lakukan takziah ke keluarga korban, Selasa 19 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR berikan keterangan pers usai lakukan takziah ke keluarga korban, Selasa 19 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Subang. Heni Rohaeni (51 tahun), ibu dari anggota Paskibraka Subang, Rafi Maulana Yusup (17 tahun), meninggal dunia usai tertabrak dumtruk di sekitar flyover Cilameri, Jalan Raya Sembung Pagaden–Subang, Senin 18 Agustus 2025 malam.

Peristiwa tragis itu terjadi saat almarhumah hendak menjemput Rafi yang baru saja usai bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Alun-alun Subang.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR (Kang Rey), yang hadir langsung dalam takziah di rumah duka, menegaskan kemarahannya atas pelanggaran aturan jam operasional angkutan barang.

Baca Juga: Viral ucapan Wamen Stella soal MBG tingkatkan kemampuan matematika dan bahasa Inggris, BGN beri penjelasan

“Untuk kesekian kalinya ada masyarakat kita yang tertabrak truk. Saya sangat menyesalkan ini. Taati aturan saya, taati Perbup saya. Truk besar tidak boleh lewat sebelum jam sembilan malam. Ini perusahaan bandel, nakal, tidak mengindahkan peraturan,” tegas Kang Rey, Selasa 19 Agustus 2025.

Perusahaan diminta bertanggung jawab

Kang Rey menegaskan, perusahaan pemilik truk harus menanggung penuh tanggung jawab atas musibah ini, termasuk memberikan perhatian khusus kepada Rafi yang kehilangan ibunya di momen bersejarah.

“Saya minta semuanya ditanggung oleh perusahaan. Jangan sampai keluarga korban menanggung beban sendirian,” tandasnya.

Baca Juga: Petugas Paskibraka Maluku Utara diganjar laptop dan uang saku dari Gubernur usai kibarkan merah putih

Duka yang menghentak Paskibraka

Suasana haru menyelimuti jajaran Paskibraka Subang. Rafi, yang baru saja mengharumkan nama daerahnya, harus menerima kenyataan pahit tak sempat bertemu ibunda tercinta untuk terakhir kalinya.

“Harus menelan kenyataan yang perih, ibunya mau jemput dia di hotel, ternyata dia tidak bisa bertemu,” ujar Kang Rey dengan suara bergetar.

Belajar dari duka

Bupati menegaskan, peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh perusahaan angkutan di Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X