6 Bulan deradikalisasi, dua napiter Lapas Subang ikrar setia NKRI

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 12 Mei 2026 | 14:26 WIB
Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro (tengah), bersama narapidana kasus terorisme, T alias Jordan (46 tahun) asal Boyolali (kedua dari kanan) dan Par alias Zul (50 tahun) asal Purworejo (ketiga dari kanan), usai pelaksanaan ikrar setia NKRI di Lapas Subang, Selasa 12 Mei 2026
Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro (tengah), bersama narapidana kasus terorisme, T alias Jordan (46 tahun) asal Boyolali (kedua dari kanan) dan Par alias Zul (50 tahun) asal Purworejo (ketiga dari kanan), usai pelaksanaan ikrar setia NKRI di Lapas Subang, Selasa 12 Mei 2026

GENMILENIAL.ID – Program deradikalisasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang menunjukkan hasil konkret.

Dua narapidana tindak pidana terorisme (napiter) resmi mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa 12 Mei 2026.

Kedua napiter tersebut yakni Par alias Zul (50 tahun) asal Purworejo dan T alias Jordan (46 tahun) asal Boyolali.

Ikrar setia dilaksanakan di Aula Lapas Subang dan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro, dalam suasana khidmat.

Baca Juga: Subang butuh 120 mesin pengolah sampah, Pemprov Jabar siap beri bantuan

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Aparat Penegak Hukum (APH), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Anti Teror, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Agama Kabupaten Subang, Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta awak media.

Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung program pembinaan dan deradikalisasi bagi warga binaan pemasyarakatan.

Deradikalisasi intensif selama 6 bulan

Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro, menyampaikan bahwa ikrar setia NKRI merupakan indikator penting keberhasilan program pembinaan yang dijalankan secara kolaboratif.

Baca Juga: Konsisten edukasi lingkungan, Bank Sampah KBS gaungkan pilah sampah di SMK Al Mufti Subang

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan ikrar NKRI untuk warga binaan kasus teroris di Lapas Subang. Napi teroris di Lapas Subang ada dua orang yang hari ini berikrar setia NKRI dan mereka di sini sudah enam bulan mengikuti program pembinaan, terutama deradikalisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses pembinaan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti BNPT, Densus 88, Polres, Kodim, hingga BIN. Selain itu, pengawasan juga dilakukan secara rutin oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus saling berkaitan dan kolaborasi sehingga program ini bisa berjalan. Alhamdulillah, kurang lebih enam bulan bisa kita laksanakan,” tambahnya.

Baca Juga: Viral balita diajak ke konser malam di waterpark, dokter anak ingatkan risiko kesehatan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X