ASN Dispoparekraf Sulbar live TikTok saat jam kerja tuai sorotan, Sekda tegaskan: Datang ke kantor untuk bekerja

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 6 Mei 2026 | 14:32 WIB
Viral ASN Dispoparekraf Sulawesi Barat lakukan live TikTok saat jam kerja (Threads/qiiikyy)
Viral ASN Dispoparekraf Sulawesi Barat lakukan live TikTok saat jam kerja (Threads/qiiikyy)

Baca Juga: Siswi SMKN 2 Garut diduga jadi korban razia rambut paksa oleh guru BK, 8 orang minta pendampingan hukum

“Kamu nggak kerja ya sampai lihat live aku? Kamu pengangguran ya?” tambahnya.

Pernyataan-pernyataan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu gelombang kritik dari masyarakat di berbagai platform media sosial.

Sekda Sulbar: Sudah dipanggil dan ditegur

Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengaku telah mengambil langkah cepat dengan memanggil dan menegur ASN yang terlibat.

“Saya juga kaget mendapat berita itu. Saya sudah meminta kepada Kepala Dinasnya untuk segera memanggil dan menegur,” ujar Junda Maulana kepada awak media, Selasa, 5 Mei 2026.

Baca Juga: Oknum ASN Kesbangpol Subang ditangkap, terlibat dugaan penipuan proyek fiktif

Ia menegaskan bahwa ASN yang bersangkutan telah diberikan pembinaan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Tadi sudah dipanggil, ditegur, dan yang bersangkutan sudah meminta maaf serta berjanji tidak mengulangi lagi. Sebagai pelajaran bagi kita, sudah ada keterangan bahwa kerja ya kerja, jangan ada main TikTok, mungkin lupa saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Junda menekankan bahwa penggunaan media sosial saat jam kerja harus dibatasi dan diarahkan pada hal-hal yang produktif.

Baca Juga: LPK Balkondes Cigarukgak dan SMKN 1 Cipunagara jalin MoU, siapkan lulusan siap kerja

“Kalau yang produktif nggak masalah. Misalnya menampilkan apa yang dikerjakan untuk kebaikan-kebaikan, itu nggak masalah. Tapi, kalau sifatnya tidak produktif atau sekadar konten yang membuat orang resah, itu nggak boleh,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika saat berinteraksi dengan masyarakat, termasuk di ruang digital.

“Apalagi ditegur, kemudian ada perdebatan-perdebatan. Artinya, jiwa berakhlak itu harus kita jaga. Kita punya core value ASN yang namanya berakhlak. Semua harus taat itu, dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Baca Juga: Edukasi sampah di sekolah menguat, SMA Negeri 3 Subang kolaborasi dengan Bank Sampah KBS

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X