Pengakuan mantan pengikut kiai di Pati: Doktrin hingga dugaan praktik menyimpang pada santri terungkap

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 3 Mei 2026 | 16:33 WIB
Massa datangi Ponpes di Pati usai oknum kiai diduga lakukan pencabulan pada santriwatinya (Instagram/ekosuswanto_mbahto)
Massa datangi Ponpes di Pati usai oknum kiai diduga lakukan pencabulan pada santriwatinya (Instagram/ekosuswanto_mbahto)

Sementara itu, kuasa hukum korban, Ali Yusron, menyebut bahwa hingga saat ini terdapat delapan korban yang telah melapor secara resmi. Namun jumlah korban diduga lebih banyak.

“Korban yang mengadu itu ada delapan orang. Sebetulnya dari keterangan saksi, korban lebih dari 30 sampai 50 santriwati di bawah umur, kelas 1 kelas 2 SMP,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dugaan kasus pencabulan tersebut terjadi dalam kurun waktu 2024 hingga 2026.

Baca Juga: Polisi temukan uang Rp10 juta dari korlap demo buruh di DPR, diduga untuk gerakkan massa

“Kronologi awalnya itu pengasuh ponpes ini menghubungi santriwati pada jam 12 malam untuk menemani tidur. Korban menolak, tetapi diancam kalau tidak mau, saya ganti, saya keluarkan,” jelasnya.

Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan dan jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring pendalaman kasus oleh pihak kepolisian.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X