Eko menyebut, seluruh penumpang dalam mobil merupakan satu keluarga yang tergabung dalam rombongan pengantar calon jemaah haji.
Saat kejadian, mereka diketahui tengah menuju pendopo untuk mengikuti proses pemberangkatan haji.
Baca Juga: Fashion Show PKK Jabar jadi panggung pemberdayaan perempuan, Ega Anjani dorong UMKM naik kelas
“Mau berangkat ke pendopo, tempat pemberangkatan haji,” ungkapnya.
Ia juga memastikan tidak ada calon jemaah haji yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
4 Korban meninggal, 5 luka-luka
Dari total 9 penumpang, 4 orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Ny. Dalni (52 tahun), Muhamad Sakroni (52 tahun), Naila Dwi K (11 tahun), dan balita Shazia Belvania Mutia (2,5 tahun).
Sementara itu, 5 korban lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi beragam, mulai dari luka ringan hingga luka serius dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Purwodadi.
Baca Juga: Dasco pastikan potongan aplikator ojol turun jadi 8 persen, status pengemudi masih dikaji
Beberapa korban di antaranya mengalami nyeri dada, luka robek, hingga harus menjalani pemeriksaan lanjutan seperti rontgen.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu dan minim pengamanan.***
Artikel Terkait
KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu
Kisah ibu muda jadi korban kecelakaan kereta Bekasi Timur, baru sehari masuk kerja usai cuti melahirkan
Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam
Kisah haru ibu selamat dari tragedi Bekasi Timur, ngaku terhindar berkat firasat anak
Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Tragis! Mobil rombongan pengantar haji tertabrak KA Argo Bromo di Grobogan, 4 tewas dan 5 terluka