Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur saat rush hour, gerbong perempuan jadi titik terparah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 28 April 2026 | 17:41 WIB
Menyoroti dugaan penyebab kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur hingga viral di media sosial (Instagram.com/didi_w88 - YouTube.com/TrainspotterID)
Menyoroti dugaan penyebab kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur hingga viral di media sosial (Instagram.com/didi_w88 - YouTube.com/TrainspotterID)

GENMILENIAL.ID - Insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam memicu duka sekaligus kecemasan publik, terutama para pengguna setia KRL di jam sibuk atau rush hour.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.52 WIB itu berlangsung di waktu padat aktivitas, saat banyak pekerja pulang ke rumah.

Kondisi tersebut membuat banyak warganet ikut merasakan ketegangan dan kekhawatiran atas insiden yang terjadi.

“Jam-jam orang pulang kerja, Ya Allah,” tulis akun Instagram @didi_w88 pada Selasa, 28 April 2026.

Baca Juga: Detik-detik tabrakan KA Argo Bromo vs KRL terekam live YouTuber, penumpang histeris

Unggahan tersebut mencerminkan kepanikan yang dirasakan para pengguna KRL saat jam sibuk.

“Lutut aku lemes banget, pejuang KRL rush hour pasti tahu banget bagaimana kondisi di jam-jam tersebut,” lanjutnya.

Gerbong perempuan jadi titik paling parah

Berdasarkan laporan terbaru dari Basarnas hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 12.00 WIB, jumlah korban tewas dalam insiden ini mencapai 14 orang, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan bermula saat KRL yang tertabrak dalam kondisi berhenti akibat gangguan di jalur rel, setelah adanya KRL lain yang sebelumnya tertemper taksi Green SM di perlintasan.

Baca Juga: Kesaksian penumpang KRL ungkap detik-detik tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Saat dalam kondisi berhenti itulah, KA Argo Bromo menghantam dari arah belakang. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah, terutama pada rangkaian belakang KRL yang merupakan gerbong khusus perempuan.

Bagian tersebut dilaporkan robek parah hingga ditembus oleh bagian depan lokomotif KA Argo Bromo.

Kepala Basarnas, Mayjen TNI M Syafii, menyampaikan bahwa seluruh korban yang dievakuasi berasal dari gerbong tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X