Isu reshuffle kabinet Prabowo menguat, Golkar: Menteri tak produktif wajib diganti

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 27 April 2026 | 17:53 WIB
Mengintip nama-nama pejabat yang diisukan masuk dalam perombakan atau reshuffle kabinet baru Presiden RI, Prabowo Subianto (Instagram.com/@prabowo)
Mengintip nama-nama pejabat yang diisukan masuk dalam perombakan atau reshuffle kabinet baru Presiden RI, Prabowo Subianto (Instagram.com/@prabowo)

“Tidaklah bijaksana apabila secara serta-merta muncul suara-suara yang meminta presiden turun,” terang Idrus.

“Masalahnya bukan pada presiden, tetapi pada pembantu-pembantunya,” tambahnya.

Baca Juga: KDM gaungkan SDM unggul, Kemenag Subang siapkan ‘Maung Jabar’ dari madrasah

Ia menyebut, reshuffle yang tepat dapat menjadi energi baru bagi pemerintahan dalam menghadapi dinamika ekonomi, sosial, dan politik yang terus berkembang.

Nama-nama mulai bermunculan

Di tengah menguatnya isu reshuffle, sejumlah nama tokoh mulai beredar dan disebut-sebut masuk dalam radar perombakan kabinet.

Salah satunya adalah mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman, yang diisukan akan mengisi posisi di Kantor Staf Presiden (KSP).

Selain itu, nama Muhammad Qodari dikabarkan akan bergeser menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, menggantikan Angga Raka Prabowo.

Baca Juga: Pelaku kreatif Jateng berkumpul di Grobogan, perkuat kolaborasi ekonomi kreatif daerah

Kemudian, mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, juga disebut-sebut akan mengisi jabatan Kepala Badan Karantina Nasional.

Nama lain yang turut mencuat adalah Hasan Nasbi yang diisukan menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Sementara itu, Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Mukhtaruddin.

Meski demikian, seluruh nama yang beredar tersebut masih sebatas spekulasi dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X