Istana tegaskan reshuffle kabinet Prabowo: Tak ada bersih-bersih, hanya putra-putri terbaik bangsa

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 9 September 2025 | 15:41 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut reshuffle Prabowo bukan upaya singkirkan loyalis Jokowi (Instagram/kemensetneg.ri)
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut reshuffle Prabowo bukan upaya singkirkan loyalis Jokowi (Instagram/kemensetneg.ri)

GENMILENIAL.ID – Isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto memunculkan spekulasi politik terkait adanya upaya menyingkirkan tokoh-tokoh tertentu.

Menanggapi hal itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, keputusan reshuffle sama sekali tidak terkait afiliasi politik maupun kedekatan personal.

“Enggak ada, enggak ada,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 September 2025.

Baca Juga: Menkeu Purbaya klaim ekonomi Indonesia aman, singgung narasi 'Indonesia suram' di medsos

Ia menekankan bahwa kabinet Prabowo diisi oleh figur-figur putra-putri terbaik bangsa yang dipilih berdasarkan kapasitas dan integritas, bukan karena hubungan politik atau kedekatan dengan Presiden sebelumnya.

Meski reshuffle kali ini membawa perubahan signifikan, seperti keluarnya Sri Mulyani dari kursi Menteri Keuangan, Budi Gunawan dari Menko Polhukam, dan Budi Arie Setiadi dari Menkominfo, Istana menegaskan arah kebijakan kabinet tetap fokus pada kinerja dan kebutuhan bangsa.

“Enggak ada orang siapa-orang siapa, yang ada adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” tambah Prasetyo.

Baca Juga: Erick Thohir tegaskan stop naturalisasi baru, Timnas Indonesia fokus pemain lokal dan diaspora

Klarifikasi ini muncul di tengah ramai perbincangan publik soal perubahan susunan menteri, yang beberapa pihak kaitkan dengan loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Namun, Istana menegaskan reshuffle murni berbasis kinerja, bukan kepentingan politik tertentu.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X