Ratusan santri keracunan MBG di Demak, SPPG Pilangwetan ditutup dan dipasangi garis polisi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 20 April 2026 | 12:05 WIB
Kasus keracunan MBG di beberapa Ponpes di Demak, Jawa Tengah (Instagram/demakhariini)
Kasus keracunan MBG di beberapa Ponpes di Demak, Jawa Tengah (Instagram/demakhariini)

Koordinator Wilayah SPPG Demak, Muzani Ali menjelaskan bahwa makanan MBG yang dibagikan terdiri dari beberapa menu.

Baca Juga: Motor Suzuki Thunder terbakar di SPBU Ciledug, diduga akibat bensin meluap

“Menu yang dibagikan kemarin itu ada nasi goreng, kemudian ada telur ceplok, tahu goreng, acar timun wortel. Buahnya ada buah jeruk dan ada susu,” ujar Muzani Ali.

Distribusi capai 1.484 porsi

Ali menyebutkan total distribusi MBG mencapai 1.484 porsi, dengan 550 porsi di antaranya dikirim ke empat sekolah yang diduga menjadi lokasi awal munculnya kasus.

“Empat sekolah ini itu totalnya 550 porsi, tetapi yang kena gejala ada 110 orang, yang masuk, dibawa ke rumah sakit itu 95 orang,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa proses pengolahan hingga distribusi makanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Diduga tertipu promo HP, wanita di Medan nekat sandera pegawai toko pakai parang

“Secara SOP sudah, sudah dipenuhi semua,” tegasnya.

Saat ini, sampel makanan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Tengah untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius, mengingat program MBG menyasar kelompok rentan seperti santri dan B3 yang membutuhkan asupan gizi aman dan berkualitas.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X