Sementara itu, Kepala Unit 1 Subdit Reserse Mobile Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dimitri Mahendra mengungkapkan bahwa motif pembunuhan diduga karena pelaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban.
“Pelaku TH alias Bang Tile, yang merupakan mantan suami korban melakukan pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati terhadap korban,” kata Dimitri Mahendra.
Baca Juga: Selat Hormuz kembali ditutup Iran, AS dituding langgar kesepakatan
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif pasti dari tindakan tersebut.
“Masih dilakukan pemeriksaan intensif terkait motif tindak pidana tersebut,” imbuhnya.
Korban diduga dicekik dan dibekap
Dari hasil penyelidikan sementara, aksi pelaku terhadap korban tergolong brutal.
Korban diduga dihabisi dengan cara dicekik dan dibekap hingga meninggal dunia di dalam rumahnya.
Baca Juga: Dua kapal Pertamina siap melintas Selat Hormuz, jalur perdagangan kembali dibuka
“Pelaku mencekik leher dan membekap mulut korban sampai korban meninggal dunia,” ujar Dimitri Mahendra.
Pelaku sempat melawan saat ditangkap
Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
Penangkapan dilakukan di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 17.50 WIB.
Saat proses penangkapan, pelaku disebut sempat melakukan perlawanan yang membahayakan petugas.
Baca Juga: Jamkrindo catat penjaminan Rp247 triliun, IFG dorong UMKM naik kelas berkelanjutan
Artikel Terkait
Motif pembunuhan Alvaro terungkap: Rekam jejak digital ayah tiri buka rencana balas dendam, polisi telusuri pelaku lain
Mayat pria bersimbah darah ditemukan di perkebunan Wantilan Subang, polisi duga korban pembunuhan berencana
Terungkap motif pembunuhan konsultan asal Klaten di Subang, pelaku sakit hati dan faktor ekonomi
Apresiasi DPRD Subang atas pengungkapan pembunuhan Wantilan, minta keamanan Dapil III diperkuat
Terduga pelaku pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi ditangkap polisi
Pembunuhan di kafe Pantura Subang terungkap, motif ditolak hubungan intim
Kasat Reskrim: Pembunuhan di kafe Subang terjadi saat Lebaran, pelaku tak mabuk