“Bapak udah order ambulans ke kantor sini, pakai bensin, pakai tenaga, waktu. Ya silakan TF, saya tunggu,” ujar kru ambulans.
Namun, respons yang diterima justru terkesan tidak serius.
Baca Juga: Viral nenek Warism tersesat di Jaksel, sempat dikabarkan diabaikan polisi, Propam turun tangan
“Nanti saya TF, saya TF. Ada DANA? Ah nggak ada hehehe,” jawabnya sambil tertawa.
Kru ambulans menegaskan bahwa hingga saat itu tidak ada ganti rugi yang diberikan atas perjalanan yang telah mereka lakukan.
Warganet soroti penyalahgunaan layanan darurat
Peristiwa ini memicu keprihatinan publik, terutama terkait penyalahgunaan layanan ambulans yang seharusnya digunakan untuk kondisi darurat.
Sejumlah warganet menilai tindakan tersebut berbahaya karena dapat menghambat penanganan pasien yang benar-benar membutuhkan bantuan medis.
Baca Juga: Mobil SPPG Sepatnunggal terciduk buang sampah, alasan sopir picu perdebatan
“Sudah meresahkan kalau order ambulans fiktif, nanti yang benar-benar butuh malah terhambat,” tulis salah satu akun.
“Harus dipidana, ambulans itu gawat darurat dan menyangkut nyawa,” komentar lainnya.
Ada pula yang menilai bahwa tindakan tersebut bisa masuk dalam kategori pelanggaran hukum karena mengganggu layanan publik yang vital.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tindak lanjut kasus tersebut.***
Artikel Terkait
Hotman Paris kembali jalani sidang setelah dirawat di Singapura, Razman: Ambulans sudah siap
Kemenag ungkap perlakuan istimewa Arab Saudi, ambulans jemaah haji Indonesia diizinkan masuk Arafah dan Mina
Viral jenazah tenaga kesehatan dibawa naik motor di Donggala, jalan rusak tak bisa dilalui ambulans
Viral! Diduga tak mampu sewa ambulans, keluarga bawa pulang jenazah dari RS dengan becak motor
Warga Tebing Tinggi Kalsel naik ke atap ambulans saat banjir bandang terjang permukiman
Viral puluhan ambulans ke SMAN 2 Kudus, Kepala SPPG minta maaf dan siap tanggung jawab dugaan keracunan MBG
Ambulans tak bisa keluar parkiran saat akan jemput pasien, viral sopir cekcok dengan panitia hajatan di Cilegon