Buntut viralnya video tersebut, muncul dugaan bahwa rombongan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pejabat, termasuk mantan anggota DPR RI dari fraksi PDI-P, Arteria Dahlan.
Baca Juga: Kecelakaan maut di Garut Kota, mobil tabrak warung nasi goreng hingga tewaskan pedagang
Rombongan itu disebut tengah melakukan kunjungan kerja sekaligus penyaluran bantuan sosial di wilayah Sumatera Barat.
Namun hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan keterlibatan tersebut.
Meski demikian, sorotan publik semakin menguat karena adanya pengawalan dari aparat kepolisian dalam kegiatan itu.
Dua polisi pengawal diperiksa Propam
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap personel yang terlibat dalam pengawalan.
Baca Juga: Mbah Imam ditemukan selamat di hutan Argasoka Banjarnegara, sempat hilang sejauh 6 km dari rumah
Dua anggota yang diketahui bertugas mengawal rombongan, yakni Briptu SAN dan Bripda SA, kini tengah diperiksa oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Tanjung, menyampaikan bahwa pemeriksaan masih berlangsung.
“Tindak lanjut atas hal tersebut, kami sudah laksanakan pemeriksaan terhadap personel. Sementara masih dimintai keterangan oleh Propam,” ujarnya.
Ia menegaskan, sanksi tegas akan diberikan apabila ditemukan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Sitinjau Lauik dikenal jalur ekstrem
Sebagai informasi, Sitinjau Lauik merupakan salah satu jalur ekstrem di Indonesia yang menghubungkan Kota Padang dengan Arosuka dan Solok.
Artikel Terkait
KPK tahan 2 pejabat PT PP, bongkar skema vendor fiktif dan 9 proyek abal-abal senilai Rp46,8 miliar
Polres Subang konfrontasi empat pejabat di kasus dugaan pencemaran nama baik dan isu setoran, penyidikan memasuki fase penentuan
Prabowo ultimatum pejabat: Stop permainkan anggaran, negara butuh setiap rupiah
Eks penyelidik KPK soroti dugaan pembalakan liar di balik banjir Sumatera, singgung peran korporasi hingga pejabat
3 Eks pejabat BTN Tangsel didakwa korupsi KUR fiktif Rp13,9 miliar, dana kredit disebut dipakai judi online
8 Pejabat strategis dilantik, Bupati Subang janjikan birokrasi bersih dan profesional
Pedas, Dedi Mulyadi tegur pejabat Subang soal kinerja dan minim aksi lapangan