Momen tersebut langsung menjadi sorotan karena melibatkan anak kecil dalam situasi yang berisiko.
Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berbahaya, meskipun di sisi lain muncul juga kritik terhadap cara penertiban yang dinilai kurang humanis.
Baca Juga: Aksi massa di Rohil Riau berujung perusakan, rumah terduga tempat dugem ikut digeruduk
GMKI Palangkaraya dalam pernyataannya menyoroti dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat Satpol PP.
“Hal itu merupakan bentuk penyimpangan dari prinsip penegakan ketertiban yang seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis,” tulis mereka.
Desakan evaluasi dan pendekatan humanis
GMKI juga menegaskan bahwa Satpol PP sebagai aparat penegak Peraturan Daerah tidak seharusnya bertindak semena-mena di lapangan.
“Setiap tindakan yang melanggar nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia adalah bentuk kegagalan dalam memahami fungsi pelayanan publik,” tegasnya.
Baca Juga: Puluhan ompreng MBG di sekolah Tulang Bawang tak dimakan siswa, wabup soroti dugaan menu kedaluwarsa
Mereka pun mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap oknum Satpol PP yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Kami menuntut evaluasi menyeluruh terhadap oknum Satpol PP yang terlibat,” lanjutnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol PP Jakarta Timur terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan publik mengenai pentingnya keseimbangan antara penegakan aturan dan pendekatan humanis dalam penertiban PKL di ruang publik.***
Artikel Terkait
Penataan PKL depan Alun-alun Subang, Pemda Subang sebut sudah dilakukan pendataan
Viral! Warga cekcok dengan Satpol PP soal dugaan penyitaan air mineral donasi di Pati
Apresiasi pembangunan jalan Subang Leucir 2027, Demokrat dorong penataan tata ruang dan PKL Kota Subang
Viral ibu pedagang sayur di Sumba Barat Daya dilarang jualan di teras rumah sendiri, Satpol PP sebut buat 'pasar tandingan'
Dedi Mulyadi sentil Disparpora, Satpol PP dan Disnakertrans Subang, soroti kinerja tak maksimal
Viral! PKL di Jakarta cekcok dengan Satpol PP, diduga ancam petugas pakai pisau