GENMILENIAL.ID – Insiden perusakan yang melibatkan oknum warga terjadi di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dan menjadi sorotan publik setelah videonya beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 11 April 2026, sehari setelah aksi massa sebelumnya yang juga berujung anarkis di wilayah yang sama.
Video yang diunggah akun Instagram @feedgramindo pada Minggu, 12 April 2026 memperlihatkan aparat kepolisian berada di lokasi saat massa merusak bangunan yang diduga menjadi tempat hiburan malam.
“Laporan tak digubris, warga Riau gerebek tempat dugem, polisi hanya meringis saat ditunjukkan miras,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Puluhan ompreng MBG di sekolah Tulang Bawang tak dimakan siswa, wabup soroti dugaan menu kedaluwarsa
Berawal dari aksi unjuk rasa warga
Sebelumnya, sekitar 150 warga dilaporkan berkumpul di area Masjid Raya Panipahan pada Jumat, 10 April 2026.
Massa kemudian bergerak menuju Polsek Panipahan untuk menyampaikan protes terkait dugaan maraknya transaksi narkoba di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian sempat menyatakan komitmen untuk memberantas peredaran narkoba.
Namun situasi berubah pada sore hari sekitar pukul 16.20 WIB, ketika massa bergerak menuju rumah seorang warga yang diduga terkait jaringan narkoba.
Baca Juga: Sopir bajaj di Tanah Abang ngaku dipalak hingga Rp100 ribu per hari, videonya bikin geram
Rumah terduga bandar dirusak hingga dibakar
Aksi massa kemudian memanas hingga terjadi perusakan dan pembakaran.
Jumlah massa yang awalnya sekitar 150 orang meningkat menjadi sekitar 500 orang saat kejadian berlangsung.
Artikel Terkait
Bupati Pati Sudewo diteriaki dan dilempari sandal saat tanggapi massa dari atas mobil rantis
Subang tetapkan Siaga 1, TNI-Polri-Pemda satukan barisan amankan aksi massa
Lautan massa penuhi Jakarta: Ribuan warga gelar aksi bela Palestina di Kedubes AS, 250 bus dari Jawa-Sumatra turun ke jalan
Dihakimi massa saat diduga curanmor di Subang, satu tewas dan satu kritis, polisi tegaskan warga tak boleh main hakim sendiri
Massa gelar salat gaib di depan Polda DIY, aksi mahasiswa sempat ricuh hingga tiga orang diamankan
Kronologi Kades Purwasaba diduga dikeroyok massa unjuk rasa, kacamata pecah hingga pakaian dinasnya robek
Viral korban pelecehan jadi tersangka di Pagar Alam, massa protes hingga segel kantor pos