GENMILENIAL.ID – Tiga nelayan dilaporkan mengalami insiden saat melaut di perairan Tanjung Lesung, Banten, hingga terombang-ambing selama berjam-jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 11 April 2026 dan menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram @warungjurnalis pada Minggu, 12 April 2026, terlihat momen dramatis saat ketiga nelayan meminta pertolongan kepada seorang pemancing yang melintas di lokasi kejadian.
“Nelayan terombang-ambing di laut Banten, dan berhasil diselamatkan,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Ujian praktik sains berujung tragis, siswa SMP di Siak tewas diduga akibat ledakan senapan rakitan
Terapung sejak malam di perairan Tanjung Lesung
Berdasarkan informasi yang beredar, ketiga nelayan tersebut diduga telah terombang-ambing selama kurang lebih 13 jam di tengah laut.
Mereka bertahan sejak malam hari dalam kondisi terbatas, tanpa kepastian bantuan, hingga akhirnya ditemukan oleh seorang pemancing.
“Ya Allah, ini bagaimana kejadiannya, sudah dari kapan?” tanya pemancing dalam video.
“Dari semalam,” jawab salah satu nelayan.
Kondisi tersebut menunjukkan betapa beratnya situasi yang dihadapi para korban saat berada di tengah laut tanpa pertolongan dalam waktu lama.
Baca Juga: Aksi massa di Rohil Riau berujung perusakan, rumah terduga tempat dugem ikut digeruduk
Aksi cepat pemancing selamatkan korban
Melihat kondisi nelayan yang membutuhkan bantuan, pemancing tersebut langsung mendekat dan berinisiatif melakukan penyelamatan.
Artikel Terkait
Menteri Trenggono usul tambah anggaran KKP jadi Rp26,71 triliun untuk bangun 500 Kampung Nelayan dan tambak garam Pantura
Nelayan Cirebon tak sengaja temukan harta karun Rp720 miliar dari kapal karam di Laut Jawa
Skandal tanggul beton Cilincing: Nelayan resah, bos KCN klaim proyek pelabuhan
Polemik pagar beton Cilincing: Pemprov DKI terkunci izin KKP, nelayan terancam terdampak
Pemprov DKI minta PT KCN salurkan CSR bagi nelayan terdampak pagar beton Cilincing
Jalan panjang nelayan tradisional Subang dalam jerat kemiskinan struktural
Kali Blanakan Subang kian tercemar dan dangkal, nelayan terhambat melaut