“Setelah memastikan aman baru lanjut memadamkan api. Mungkin di momen ini, kita duduk bersama secara kekeluargaan. Mungkin bisa saling minta maaf,” tambahnya.
Baca Juga: Aksi heroik satpam BRI Ajibarang padamkan minibus terbakar tuai pujian
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPBU memberikan tali asih kepada pemilik motor. Keduanya pun sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Pemilik motor mengaku ikhlas
Melalui unggahan di TikTok, Chiko menyampaikan bahwa dirinya telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan berterima kasih atas respons dari pihak SPBU dan Pertamina.
“Saya dan SPBU maupun Pertamina sudah melakukan pertemuan, Alhamdulillah hasil baik damai secara kekeluargaan dan saling memaafkan,” tulisnya.
“Terimakasih banyak untuk respons SPBU maupun Pertamina, mungkin ini sudah musibah bagi saya dan sudah ikhlas,” lanjutnya.
Baca Juga: KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu
Ia juga menyampaikan pesan agar tidak ada tindakan pemecatan terhadap petugas yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Apa yang terjadi, pesan terakhir saya sekaligus keluarga, jangan pecat pegawai karena mereka juga ada keluarga untuk dihidupi. Anggap saja ini sebagai pengalaman untuk berbenah ke depan,” tuturnya.***
Artikel Terkait
Motor korban kecelakaan di Jalan Jogja-Solo raib dibawa ‘penolong’, viral di medsos dan diselidiki polisi
Kawanan gajah liar masuk mess karyawan di Siak Riau, robohkan tembok hingga rusak motor
Polisi bongkar jaringan curanmor Subang, 9 pelaku ditangkap dan 21 motor curian disita
Kang Rey gaungkan 'Ngawangun Bareng Rakyat', ajak warga jadi motor pembangunan Subang religius
Dentuman keras subuh hari, 12 rumah di Cianjur ludes terbakar diduga akibat gas bocor
Viral motor terbakar di SPBU Semarang, pemilik kecewa APAR diduga telat digunakan
Aksi heroik satpam BRI Ajibarang padamkan minibus terbakar tuai pujian