Koordinator Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Slamet Barokah, menyebut pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan petugas sangat efektif.
“Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan bisa melintas dengan aman, bahkan tanpa kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, sopir asal Bali, Putu Ariawan, berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Baca Juga: Momentum HUT ke-78, DPRD Subang dorong pembangunan ngebut hingga target nol jalan rusak 2027
"Harapannya ke depan semoga tidak ada lagi antrean panjang yang membuat biaya operasional kami membengkak," katanya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq menegaskan pihaknya akan terus siaga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
"Kami terus mendampingi para pengemudi di kantong parkir agar mereka merasa aman dan terlayani dengan baik," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.***
Artikel Terkait
Libur Nataru, ini 5 tips agar tidak terjebak kemacetan saat melakukan perjalanan
Arus mudik lebaran 2024, Polsek Jalancagak dirikan 5 Pos Gatur dan 2 Pospam di jalur wisata untuk antisipasi kemacetan dan harkamtibmas
Hindari kemacetan arus balik, tanggal 16-17 April 2024 ASN kerja WFH
Viral kemacetan saat long weekend di puncak, intip 7 fakta yang terjadi
ASN bisa WFA mulai 24-27 Maret 2025 menjelang lebaran, upaya pemerintah untuk memecah kemacetan arus mudik
Wamendagri klaim kebijakan WFA efektif atasi kemacetan mudik Lebaran 2025: Tahun ini rasanya lebih lancar
ASN boleh WFA 8 April 2025, Menhub apresiasi kebijakan Kementerian PANRB untuk mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2025