Namun, karena penanganan dinilai tidak segera dilakukan, korban bersama warga sekitar berusaha memadamkan api secara mandiri.
"Karena tidak ada tindakan cepat, korban dan warga sekitar berusaha memadamkan api secara mandiri," tulis akun Instagram @undercover.id yang turut membagikan kejadian tersebut.
Baca Juga: Pelantikan PCNU Banyuwangi berlangsung khidmat, Ahmad Turmudi tegaskan komitmen kolaborasi
Sementara itu, petugas disebut hanya menyarankan agar motor dijauhkan dari area pompa untuk menghindari risiko kebakaran yang lebih besar.
Api terus membesar hingga akhirnya motor hangus dan hanya menyisakan rangka. APAR disebut baru digunakan saat kondisi sudah parah.
Belum ada klarifikasi resmi
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPBU terkait dugaan keterlambatan penggunaan APAR dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini pun memicu perhatian publik, terutama terkait prosedur penanganan darurat di area SPBU yang seharusnya mengutamakan keselamatan.***
Artikel Terkait
Dirjen Migas ungkap alasan stok BBM SPBU swasta belum terpenuhi meski ada kolaborasi
SPBU swasta batal beli BBM Pertamina, kandungan etanol jadi alasan mundur
Kuota impor BBM 110 persen belum cukup, DPR dengar curhat Shell hingga SPBU swasta mundur dari kesepakatan dengan Pertamina
BBM masih kosong di SPBU swasta, Bahlil tepis isu pemerintah jegal investasi: Kuota impor sudah diberikan 110 persen
Viral pegawai SPBU pakai celana jeans, warganet singgung seragam Pertamina hingga isu pengoplosan BBM
Sempat viral di medsos, cerita warga Aceh Tamiang bertahan di SPBU saat banjir bandang: Enam hari tanpa makan
Viral warga Aceh Tengah panic buying BBM, antrean SPBU mengular hingga bawa jeriken