GENMILENIAL.ID – Kepengurusan PCNU Banyuwangi masa khidmat 2026-2030 akhirnya resmi akan dilantik setelah Surat Keputusan (SK) dari PBNU turun.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.
Kepastian ini baru diterima jajaran pengurus pada Kamis, 2 April 2026 usai rapat pleno PBNU, sehingga persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas.
Baca Juga: Data pemilih Subang tembus 1,23 juta, KPU soroti pentingnya akurasi dan partisipasi warga
Persiapan dikebut, undangan disebar mendadak
Menanggapi turunnya SK, jajaran pengurus PCNU Banyuwangi langsung bergerak cepat menggelar rapat mendadak pada Kamis malam di lokasi pelantikan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudi menyebut pihaknya langsung tancap gas menyiapkan seluruh kebutuhan acara.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pengurus dan doa warga nahdliyin agar SK turun dan dilanjutkan pelantikan dikabulkan. Yang pasti kita akan bekerja keras menyiapkan acara pelantikan yang waktunya sangat mepet,” ujarnya.
Baca Juga: Viral 29 santri gagal terbang meski punya boarding pass, Super Air Jet dilaporkan ke polisi
Ia juga mengakui penyebaran undangan dilakukan secara mendadak kepada berbagai pihak.
“Kami mohon maaf jika undangan yang kita kirim sangat mendadak. Asal tahu saja, kabar kepastian turunnya SK juga mendadak. Meski kejar-kejaran dengan waktu yang sangat mepet ini, pelaksanaan pelantikan kita siapkan cukup matang,” tegasnya.
Tercatat sekitar 1.500 undangan telah disebarkan ke ranting, MWC, lembaga, badan otonom, hingga lintas elemen.
Digelar bersamaan dengan haul pendiri pesantren
Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH Fahrudin Manan mengaku lega setelah kepastian pelantikan akhirnya diterima.
Artikel Terkait
NU diminta jadi pilar pembangunan Subang, Sekda Asep Nuroni tekankan sinergi
Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU
Menkop Ferry Juliantono resmikan Koperasi Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi jadi model penguatan ekonomi kelurahan
Pandji Pragiwaksono dipolisikan buntut show Mens Rea, Aliansi Muda NU dan Muhammadiyah nilai materinya fitnah
Bupati Subang kukuhkan pengurus Panglima Santri di Harlah ke-100 NU, tegaskan kolaborasi ulama dan umara
Pegiat anti korupsi bedah peran Abdullah Azwar Anas dalam tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, ada dugaan pelanggaran
Bukber Polresta Banyuwangi jadi momentum perkuat kerja sama dengan media