Beberapa warga bahkan menyebut tindakan serupa sudah berulang kali terjadi.
“Saat kejadian, warga sekitar minim empati dan bilang kalau pelaku sudah sering seperti itu,” tulis keterangan dalam unggahan.
Dalam kolom komentar, sejumlah warganet juga menyampaikan hal serupa.
Baca Juga: ICCN soroti sistem pengadaan kreatif, minta negara segera benahi tata kelola ekonomi kreatif
“Itu Gepeng ODGJ Harapan Indah,” tulis akun @its*****y
“Izin menyampaikan kak, dia bukan orang normal dan sudah lebih tiga kali terjadi seperti ini,” tulis akun @eee*******i
“Ini orang emang rada kurang, tapi dia suka begal payudara,” tulis akun @sil******y
Sorotan ke peran lingkungan dan pemerintah
Kasus ini memicu pertanyaan warganet terkait peran lingkungan sekitar, termasuk RT dan dinas sosial setempat.
Banyak yang mempertanyakan mengapa pelaku yang disebut sudah sering melakukan tindakan serupa belum ditangani secara serius.
Baca Juga: Pakistan jadi penengah perang Iran-AS, pengamat UI soroti risiko gagal dan tekanan internal
“Udah tau sering kejadian kok nggak dimasukin ke RSJ?” tulis akun @wah****i
Sejumlah warga juga mengaku tidak mengetahui tempat tinggal pelaku karena yang bersangkutan kerap berpindah-pindah di kawasan Harapan Indah dan sekitarnya.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penanganan serius terhadap kasus pelecehan, termasuk jika melibatkan individu dengan gangguan kejiwaan, agar tidak terus berulang dan meresahkan masyarakat.***
Artikel Terkait
Korban pelecehan seksual mencapai ratusan, dokter Iril mengincar ibu hamil trimester 2 dan 3
Tiga bocah jadi korban, lansia di Pesanggrahan diringkus polisi karena dugaan pelecehan
Miris! bocah 11 tahun diduga jadi korban pelecehan seksual pegawai minimarket, terbongkar dari cara jalan korban
Hokky Caraka somasi 5 netizen, bukan karena kritik tapi pelecehan terhadap kekasih
Dugaan pelecehan seksual jerat pemilik brand Thanksinsomnia Mohan Hazian, ini kronologi dan klarifikasinya
Bukan penculikan, polisi ungkap dugaan pelecehan anak di simpang empat Giwangan Yogyakarta
Viral curhatan wanita diduga jadi korban pelecehan di KRL Bogor–Manggarai