GENMILENIAL.ID – Video seorang wanita yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual di dalam KRL Commuter Line viral di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di rangkaian KRL relasi Bogor–Manggarai.
Unggahan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @inanisaaaa_ pada Senin, 9 Maret 2026.
Dalam video itu, korban terlihat merekam seorang pria yang diduga melakukan pelecehan terhadap dirinya di dalam gerbong kereta yang sedang padat.
Baca Juga: Kilas balik curhatan spiritual Vidi Aldiano: Setiap aku bernapas, perjalanannya luar biasa
“Bisa diam nggak tangannya?” ucap korban dalam video tersebut.
Ia juga terdengar meminta bantuan kepada penumpang lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Pak, tolong pelecehan, Pak. Tangannya masuk-masuk,” lanjutnya.
Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Korban rekam wajah terduga pelaku
Dalam video yang diunggah, terlihat korban mengarahkan kamera ponselnya ke wajah pria yang diduga sebagai pelaku.
Baca Juga: Terduga pelaku pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi ditangkap polisi
Kondisi kereta tampak padat dengan penumpang yang berdiri berdekatan di dekat pintu gerbong.
Dalam penjelasannya, korban menyebut dirinya berangkat dari Bogor menuju Stasiun Pasar Minggu. Ia mengaku sempat merekam tindakan tersebut sebagai bukti.
Artikel Terkait
Korban pelecehan seksual mencapai ratusan, dokter Iril mengincar ibu hamil trimester 2 dan 3
Tiga bocah jadi korban, lansia di Pesanggrahan diringkus polisi karena dugaan pelecehan
Miris! bocah 11 tahun diduga jadi korban pelecehan seksual pegawai minimarket, terbongkar dari cara jalan korban
Hokky Caraka somasi 5 netizen, bukan karena kritik tapi pelecehan terhadap kekasih
Viral kasus karyawati SPPG Bekasi alami pelecehan, korban ungkap modus kepala layanan: Habis marah, dia minta maaf sambil pegang badan saya
Dugaan pelecehan seksual jerat pemilik brand Thanksinsomnia Mohan Hazian, ini kronologi dan klarifikasinya
Bukan penculikan, polisi ungkap dugaan pelecehan anak di simpang empat Giwangan Yogyakarta