Viral joget soal insentif Rp6 juta, mitra MBG Hendrik Irawan minta maaf dan klarifikasi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 25 Maret 2026 | 19:39 WIB
Mitra MBG yang joget-joget, Hendrik Irawan, mengklarifikasi tentang aksi viralnya (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)
Mitra MBG yang joget-joget, Hendrik Irawan, mengklarifikasi tentang aksi viralnya (Instagram/hendrikirawan_d1213mbg)

Ia menambahkan, insentif tersebut juga tidak hanya diberikan kepada dapur yang ia kelola, melainkan kepada seluruh SPPG yang terlibat dalam program.

Minta maaf hingga ke Presiden

Terkait aksi joget yang viral, Hendrik menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat karena telah menimbulkan kegaduhan.

Baca Juga: Normalisasi one way di Tol Cipali dimulai, lalu lintas bertahap kembali dua arah

“Bilamana ada kata yang menyakiti netizen, saya minta maaf apalagi ini masih dalam suasana Lebaran,” ujarnya.

Ia juga secara khusus meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto atas video yang beredar.

“Saya juga memohon maaf kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang mungkin merasa risih tentang antara joget-joget dengan program MBG,” katanya.

Menurutnya, tidak ada niat untuk melecehkan program pemerintah, melainkan justru mendukung upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Baca Juga: Sosok Tita Andriani: Bank Sampah jadi solusi sampah di Subang, terinspirasi kepedulian KDM

Tempuh jalur hukum

Di sisi lain, Hendrik mengaku dirugikan atas penyebaran video tersebut karena disertai narasi yang dinilai tidak sesuai.

Ia berencana melaporkan dua akun media sosial ke Polres Cimahi, Jawa Barat, karena dianggap menyebarkan video tanpa izin dan memberikan komentar yang merugikan dirinya.

“Si orang ini membuat narasi tidak baik, bahwa saya joget-joget menerima uang Rp6 juta,” tutupnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan memicu diskusi terkait transparansi program MBG serta etika komunikasi di ruang publik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X